BLU Energi Diformat untuk Jamin Stabilitas Pasokan Listrik
Pemerintah siap optimalisasi BLU di Kementerian ESDM untuk menjamin pasokan batu bara dan gas bumi terjangkau bagi pembangkit listrik nasional.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 14.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kini memperkuat mekanisme pengadaan energi primer melalui pengoptimalan Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Rencana ini diwujudkan melalui penyusunan Peraturan Presiden yang saat ini dalam proses finalisasi, dengan tujuan utama menjamin ketersediaan batu bara dan gas bumi secara stabil untuk mendukung pasokan listrik nasional.
Dalam konsep yang disusun, BLU Sektor Energi tidak perlu dibentuk baru karena instansi yang dimaksud telah ada sebelumnya. Di bidang batu bara, lembaga tersebut dikenal sebagai Tekmira, sedangkan untuk sektor migas berada dalam wadah Lemigas. Pemerintah kini fokus pada perluasan fungsi dan peningkatan efisiensi operasional dari kedua entitas tersebut.
Tugas BLU akan mencakup perencanaan, pembelian, hingga penyaluran batu bara dan gas ke pembangkit listrik. Lembaga ini diberi kewenangan untuk membeli batu bara dari perusahaan tambang swasta berbasis IUP/IUPK, memperoleh gas dari alokasi domestik yang ditetapkan Menteri, atau bahkan mengelola tambang sendiri melalui afiliasi. Seluruh aktivitas dilakukan dengan mempertimbangkan harga yang ditetapkan pemerintah dan keandalan pasokan.
Untuk mengantisipasi fluktuasi harga global, BLU diperbolehkan melakukan hedging guna menjaga stabilitas biaya listrik. Semua proses akan dilakukan secara digital terintegrasi untuk memastikan transparansi dan efisiensi waktu. Dalam kondisi darurat energi, BLU diberi wewenang khusus untuk mengambil langkah ekstra sesuai arahan Menteri ESDM.
Kontrak penyediaan batu bara atau gas yang telah berjalan sebelum berlakunya peraturan baru tetap berlaku hingga masa kontrak berakhir. Aturan ini akan mulai berlaku sejak diundangkan, dengan pengawasan langsung dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atas kinerja BLU.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
ANTAM Perkuat Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Masyarakat
ANTAM tekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat di Sulawesi Tenggara.
8 September 2026
Gubernur Sultra Minta Penegak Hukum Periksa Istri Terkait Denda Tambang Nikel di Hutan Lindung
Gubernur Sultra menanggapi denda Rp2,19 triliun terhadap PT TMS dengan menyerahkan penjelasan kepada penegak hukum dan menegaskan tidak menjadi pihak yang berwenang menjawab.
8 September 2026

PTBA Perkuat Diversifikasi, Sasaran 20% Pendapatan dari Hilirisasi
PTBA menargetkan kontribusi pendapatan dari hilirisasi dan diversifikasi produk mencapai 20% dalam empat tahun, didukung proyek gasifikasi dan energi terbarukan.
8 September 2026

Tembaga dan Emas Jadi Pilar Ekonomi Berkelanjutan
Pengelolaan tembaga di Indonesia kini berfokus pada hilirisasi dan integrasi industri, dengan produksi emas dari PMR PTFI mulai mendukung kebutuhan domestik dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


