Bontang Raih Penghargaan Nasional untuk Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Kota Bontang berhasil meraih apresiasi nasional kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri dari Kementerian Dalam Negeri, diserahkan langsung oleh Menteri Tito Karnavian.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kota Bontang sukses menyabet penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri tingkat Kota dalam gelaran regional Kalimantan. Penghargaan diberikan di Balikpapan pada Kamis (2/9) dan diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam acara yang diselenggarakan oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) atas kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri. Prestasi ini menjadi bukti komitmen serius pemerintah daerah dalam membangun kota yang bersih dan berkelanjutan.
Dalam kategori yang sama, Kota Balikpapan meraih posisi terbaik II, sementara Kota Palangka Raya menduduki peringkat terbaik III. Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian terhadap kinerja pengelolaan sampah terpadu, peningkatan kualitas lingkungan, serta inovasi dalam menjaga kelestarian ekosistem. Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa penghargaan ini menilai keberhasilan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sanitasi, ruang publik, dan kualitas hidup warga.
Besaran dana apresiasi yang diberikan sesuai dengan peringkat: Rp2 miliar untuk pemenang terbaik I, Rp1,5 miliar untuk peringkat II, dan Rp1 miliar untuk peringkat III. Pemberian dana ini tidak hanya sebagai bentuk pengakuan, tetapi juga sebagai stimulan bagi daerah untuk terus meningkatkan kinerja. Rektor IPDN, Halilul Khairi, menegaskan bahwa apresiasi ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan pemicu untuk terus berinovasi dan tidak berhenti berkembang.
Acara ini turut dihadiri para kepala daerah dari seluruh wilayah Kalimantan, termasuk lima gubernur dan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) tingkat provinsi. Selain penyerahan penghargaan, kegiatan juga memfasilitasi rapat koordinasi antarprovinsi dengan Menko Polhukam, guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani berbagai tantangan pembangunan, termasuk pengelolaan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


