Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Box Office China Rekor Tertinggi dalam Tiga Tahun

Pendapatan bioskop China musim panas 2026 tembus Rp32,71 triliun, didorong kolaborasi film lokal dan global serta fenomena film beranggaran rendah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 01.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Box Office China Rekor Tertinggi dalam Tiga Tahun
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pendapatan box office China pada musim panas 2026 mencatat rekor baru dengan total mencapai lebih dari 12,4 miliar yuan, setara Rp32,71 triliun berdasarkan kurs rata-rata 1 yuan = Rp2.638,02. Angka ini melampaui hasil tahun sebelumnya yang tercatat di 11,966 miliar yuan pada 2025 dan 11,643 miliar yuan pada 2024, menunjukkan tren pemulihan signifikan di sektor film. Data ini dikumpulkan dari platform distribusi tiket Maoyan, yang menjadi rujukan utama dalam pemantauan kinerja film di pasar domestik.

Kinerja positif didukung oleh kombinasi film produksi lokal beranggaran besar dan film Hollywood yang masuk ke pasar China dengan strategi pemasaran terintegrasi. Empat film teratas dengan pendapatan tertinggi berasal dari produksi dalam negeri, menjangkau berbagai genre mulai dari komedi, drama keluarga, hingga cerita bertema kuliner dan fantasi. Di antaranya adalah *Kung Fu Soccer*, *Dear You*, *All Wishes Come True!*, dan *Once Upon A Time in the Middle East*, yang sukses menarik penonton melalui narasi autentik dan visual yang memikat.

Salah satu fenomena paling mencolok adalah film animasi *Niu Lai*, yang awalnya menghadapi kritik keras dari kritikus dan audiens awal, namun mampu bangkit lewat viralitas di media sosial. Film yang dibuat oleh dua kreator independen ini menyebar melalui meme, diskusi daring, dan merchandise, lalu mencatat pendapatan minimal 58 juta yuan atau Rp153,15 miliar di seluruh dunia. Popularitasnya menunjukkan bahwa film dengan pendekatan unik dan kreatif mampu membangkitkan antusiasme penonton meski tanpa anggaran besar.

Sementara itu, film-film internasional seperti *Spider-Man: Brand New Day* dan *The Odyssey* juga turut berkontribusi signifikan terhadap total pendapatan. Kombinasi antara film lokal yang mengeksplorasi budaya dan tradisi Tiongkok dengan film global yang memenuhi ekspektasi audiens menunjukkan keberhasilan strategi penyajian konten yang beragam. Para analis menyatakan bahwa kunci utama kembalinya penonton ke bioskop adalah kualitas cerita dan pengalaman menonton yang tidak tergantikan oleh platform digital.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya