BPK Mulai Periksa Keuangan Danantara Tahun 2025
BPK resmi memulai pemeriksaan laporan keuangan konsolidasian Danantara tahun 2025 untuk menilai kewajaran dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 09.16 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemeriksaan laporan keuangan konsolidasian Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tahun 2025 secara resmi dimulai oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Grand Entry Meeting dan penyerahan Surat Tugas Pemeriksaan oleh Anggota VII BPK, Slamet Edy Purnomo, kepada CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, pada Kamis (17/9). Proses ini menjadi bagian dari komitmen BPK dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.
Pemeriksaan melibatkan BPI Danantara, PT Danantara Aset Manajemen (PT DAM), PT Danantara Investasi Manajemen (PT DIM), serta seluruh entitas BUMN yang terkait. Pemeriksaan didasarkan pada ketentuan UU Nomor 15 Tahun 2004, UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK, dan UU Nomor 19 Tahun 2003 yang telah direvisi melalui UU Nomor 16 Tahun 2025. Ketentuan tersebut secara tegas menyatakan bahwa BPK berwenang memeriksa pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan BPI Danantara.
Tujuan utama dari pemeriksaan adalah memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan, dengan menilai kesesuaian terhadap standar akuntansi, kecukupan pengungkapan informasi, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian intern. Pendekatan yang digunakan adalah audit berbasis risiko, yang memungkinkan identifikasi dini terhadap potensi kesalahan penyajian material, kecurangan, penyalahgunaan dana, ketidakpatuhan, maupun kelemahan dalam tata kelola internal.
Sebelum pelaksanaan pemeriksaan, BPI Danantara telah menyerahkan laporan keuangan konsolidasian tahun 2025 yang belum diaudit kepada BPK pada 20 Juli 2026. Setelah Surat Tugas Pemeriksaan dikeluarkan pada 14 Agustus 2026, BPK melakukan serangkaian persiapan teknis, termasuk peninjauan ulang terhadap penilaian risiko, ambang materialitas, dan penyusunan strategi pemeriksaan. Langkah ini bertujuan memastikan proses audit berjalan efisien, terarah, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Bantuan Beras Perpanjangan Dukungan Daya Beli di Tengah Perlambatan Konsumsi
Pemerintah perpanjang bantuan beras hingga Desember 2026 untuk jaga daya beli rumah tangga berpendapatan rendah di tengah melambatnya pertumbuhan penjualan eceran.
21 September 2026

New York Siap Bantu Jakarta Rancang Obligasi Daerah
Wali Kota New York menawarkan dukungan teknis melalui tim keuangan untuk mendukung penerbitan obligasi daerah oleh Pemprov DKI Jakarta.
21 September 2026

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Beragam Per Jenama
Harga emas di Pegadaian pada Senin menunjukkan variasi antarjenama, dengan Antam paling tinggi per gram, disusul UBS dan Galeri24.
21 September 2026

Menkeu Tekankan Penguatan Sistem Perpajakan dan Pengawasan Berbasis Risiko
Menteri Keuangan meminta pejabat DJP dan DJBC memperkuat pengawasan berbasis risiko serta mampu membaca dinamika ekonomi untuk capai target penerimaan negara secara berkelanjutan.
21 September 2026
Berita Lainnya

Pramono Paparkan Strategi Transportasi Gratis Hadapi Kemacetan Jakarta
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

Gibran Tegaskan Keprihatinan atas Kelakuan Karyawan SPPG Bantul
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

Penutupan Sementara GKPI Rajeg Usai Keributan Viral
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

BGN Berhentikan Pegawai SPPG Usai Lecehkan Siswi Keracunan MBG
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

8 Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Divonis di PN Jakpus
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Sembako di Sleman
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

Musik Serial Harry Potter Dibuat Orisinal, Jauh dari Jejak John Williams
Senin, 21 September 2026, 12.26 WITA

Baznas Perkuat Pengelolaan Zakat di 48 K/L
Senin, 21 September 2026, 12.26 WITA

