Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Brantas Abipraya Perkuat Struktur Korporasi Lewat Penggabungan Anak Usaha

PT Brantas Abipraya (Persero) resmi menggabungkan dua anak usahanya ke dalam PT Graha Investama Bersama untuk memperkuat efisiensi dan fokus bisnis dalam transformasi korporasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 01.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Brantas Abipraya Perkuat Struktur Korporasi Lewat Penggabungan Anak Usaha
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Brantas Abipraya (Persero) telah menyelesaikan proses penggabungan dua entitas anak usaha, PT Buana Enjiniring Konsultan (BEK) dan PT Guna Rogate Indah (GRI), ke dalam PT Graha Investama Bersama (GIB), berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam proses tersebut, GIB ditetapkan sebagai perusahaan penerima penggabungan, sehingga seluruh aktiva dan pasiva dari BEK serta GRI secara hukum beralih ke GIB. Status hukum kedua perusahaan yang digabungkan pun berakhir sesuai ketentuan perundang-undangan.

Setelah penggabungan, nilai modal ditempatkan dan disetor GIB naik signifikan dari Rp163,94 miliar menjadi Rp194,20 miliar. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi penataan struktur korporasi yang menyeluruh, sejalan dengan arahan transformasi dari BP BUMN dan BPI Danantara. Langkah ini bertujuan untuk menyederhanakan struktur perusahaan, memperjelas peran setiap entitas, serta memperkuat fondasi operasional dalam mendukung visi jangka panjang Brantas Abipraya sebagai pelaku konstruksi nasional yang profesional dan berkelanjutan.

Direktur Pengembangan Bisnis, Human Capital & Legal Brantas Abipraya, Purnomo, menegaskan bahwa penggabungan ini bukan sekadar aksi korporasi, melainkan bagian dari transformasi strategis yang diarahkan oleh COO Danantara Indonesia Dony Oskaria. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam eksekusi, dengan fokus pada penataan struktur dan peningkatan efisiensi guna menciptakan perusahaan yang lebih sehat, kompetitif, dan berdaya saing tinggi dalam ranah konstruksi infrastruktur nasional.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menjelaskan bahwa konsolidasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi lebih kuat dalam ekosistem usaha perusahaan. Dengan struktur yang lebih ramping dan fokus, setiap entitas diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan nilai bagi negara dan masyarakat. Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar GIB serta menentukan susunan pengurus baru, termasuk Satria Gunawan sebagai Komisaris dan Joko Widiyantoro sebagai Direktur, yang mulai berlaku sejak 4 September 2026.

Transformasi yang sedang berlangsung di ekosistem BUMN, menurut Dian, membutuhkan komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik, konsistensi eksekusi, dan perhatian terhadap kepentingan semua pemangku kepentingan. Tujuan akhirnya adalah membangun perusahaan yang lebih tangguh, mampu menghasilkan nilai tambah yang signifikan bagi pembangunan nasional dalam jangka panjang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya