Brantas Abipraya Perkuat Struktur Korporasi Lewat Penggabungan Anak Usaha
PT Brantas Abipraya (Persero) resmi menggabungkan dua anak usahanya ke dalam PT Graha Investama Bersama untuk memperkuat efisiensi dan fokus bisnis dalam transformasi korporasi.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 01.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Brantas Abipraya (Persero) telah menyelesaikan proses penggabungan dua entitas anak usaha, PT Buana Enjiniring Konsultan (BEK) dan PT Guna Rogate Indah (GRI), ke dalam PT Graha Investama Bersama (GIB), berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam proses tersebut, GIB ditetapkan sebagai perusahaan penerima penggabungan, sehingga seluruh aktiva dan pasiva dari BEK serta GRI secara hukum beralih ke GIB. Status hukum kedua perusahaan yang digabungkan pun berakhir sesuai ketentuan perundang-undangan.
Setelah penggabungan, nilai modal ditempatkan dan disetor GIB naik signifikan dari Rp163,94 miliar menjadi Rp194,20 miliar. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi penataan struktur korporasi yang menyeluruh, sejalan dengan arahan transformasi dari BP BUMN dan BPI Danantara. Langkah ini bertujuan untuk menyederhanakan struktur perusahaan, memperjelas peran setiap entitas, serta memperkuat fondasi operasional dalam mendukung visi jangka panjang Brantas Abipraya sebagai pelaku konstruksi nasional yang profesional dan berkelanjutan.
Direktur Pengembangan Bisnis, Human Capital & Legal Brantas Abipraya, Purnomo, menegaskan bahwa penggabungan ini bukan sekadar aksi korporasi, melainkan bagian dari transformasi strategis yang diarahkan oleh COO Danantara Indonesia Dony Oskaria. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam eksekusi, dengan fokus pada penataan struktur dan peningkatan efisiensi guna menciptakan perusahaan yang lebih sehat, kompetitif, dan berdaya saing tinggi dalam ranah konstruksi infrastruktur nasional.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menjelaskan bahwa konsolidasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi lebih kuat dalam ekosistem usaha perusahaan. Dengan struktur yang lebih ramping dan fokus, setiap entitas diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan nilai bagi negara dan masyarakat. Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar GIB serta menentukan susunan pengurus baru, termasuk Satria Gunawan sebagai Komisaris dan Joko Widiyantoro sebagai Direktur, yang mulai berlaku sejak 4 September 2026.
Transformasi yang sedang berlangsung di ekosistem BUMN, menurut Dian, membutuhkan komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik, konsistensi eksekusi, dan perhatian terhadap kepentingan semua pemangku kepentingan. Tujuan akhirnya adalah membangun perusahaan yang lebih tangguh, mampu menghasilkan nilai tambah yang signifikan bagi pembangunan nasional dalam jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


