Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI dan Serikat Pekerja Tandatangani PKB 2026–2028

Penandatanganan PKB periode 2026–2028 oleh BRI dan Serikat Pekerja BRI menegaskan komitmen bersama membangun hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 19.47 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
BRI dan Serikat Pekerja Tandatangani PKB 2026–2028
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Serikat Pekerja BRI periode 2026–2028 resmi dilangsungkan di Menara BRILiaN, Jakarta, pada Rabu, 19 Agustus. Acara tersebut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli, yang menegaskan pentingnya hubungan industrial yang sehat sebagai fondasi ekosistem kerja yang produktif dan berkelanjutan. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara manajemen dan karyawan dalam mewujudkan transformasi perusahaan yang berkelanjutan.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan bahwa Serikat Pekerja BRI bukan sekadar mitra, melainkan bagian integral dari proses transformasi perusahaan. Ia menekankan bahwa PKB menjadi landasan bersama untuk menyelaraskan tujuan perusahaan dengan kesejahteraan dan pengembangan sumber daya manusia. “Harmoni dalam hubungan industrial merupakan kunci dari pertumbuhan yang sehat dan berdaya saing,” ujarnya, menegaskan bahwa peningkatan kinerja perusahaan harus sejalan dengan perlindungan dan pengembangan karyawan.

Kesepakatan ini menegaskan komitmen bersama untuk memastikan kesejahteraan, peluang pengembangan, dan perlindungan hak-hak pekerja tetap terjaga dalam dinamika transformasi digital dan ekosistem perbankan yang terus berubah. Hery menegaskan bahwa keberhasilan BRI ke depan bergantung pada kolaborasi, saling percaya, dan komitmen kolektif seluruh insan BRI. Dengan PKB ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang kondusif, inklusif, dan mendorong inovasi serta produktivitas.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyoroti pentingnya PKB sebagai bentuk komitmen jangka panjang antara pihak perusahaan dan serikat pekerja. Ia menyebut bahwa hubungan industrial yang harmonis tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan negara. Dengan adanya PKB, diharapkan terbangun budaya kerja yang saling mendukung, mengedepankan keadilan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Penandatanganan PKB 2026–2028 menjadi bukti nyata bahwa BRI dan Serikat Pekerja BRI berjalan bersama dalam mewujudkan visi bersama: menjadi institusi perbankan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, BRI optimistis seluruh karyawan dapat terus berkembang, meningkatkan kapabilitas, dan berkontribusi optimal bagi perusahaan, masyarakat, serta negara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya