Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI Ungkap Tiga Pilar Kunci Ekspor UMKM Indonesia

BRI menegaskan tiga pilar utama yang harus dipenuhi UMKM agar mampu masuk pasar ekspor: kapasitas produksi, literasi keuangan, dan akses pasar global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BRI Ungkap Tiga Pilar Kunci Ekspor UMKM Indonesia
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengidentifikasi tiga elemen krusial yang wajib dimiliki pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mampu menembus pasar internasional. Ketiga pilar tersebut meliputi kemampuan produksi yang memadai, pemahaman keuangan yang baik, serta jaringan akses bisnis ke luar negeri. Menurut Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris, ketiga aspek ini saling terkait dan menjadi fondasi utama dalam upaya ekspansi UMKM ke kancah global.

Kapasitas produksi yang handal menjadi syarat pertama, yang tak bisa dipisahkan dari akses terhadap modal kerja. BRI menekankan peran perbankan dalam memfasilitasi pembiayaan agar UMKM dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produk. Dengan modal yang cukup, pelaku usaha bisa memenuhi standar internasional, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Data internal BRI menunjukkan bahwa sekitar 65 persen pembiayaan UMKM tahunan berasal dari lembaga ini, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sektor ini.

Kedua, literasi keuangan menjadi kunci utama saat UMKM mulai berinteraksi dengan pasar global. Alexander menegaskan bahwa ekspor bukan sekadar penjualan, tetapi juga menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan. Calon pembeli asing kerap mengevaluasi keberlanjutan dan kredibilitas produsen melalui laporan keuangan dan sumber daya yang digunakan. Untuk itu, BRI tidak hanya menyediakan dana, tetapi juga pendampingan melalui program seperti Klasterku, Desa BRILiaN, dan LinkUMKM yang telah menjangkau lebih dari 17,3 juta pelaku usaha.

Terakhir, akses pasar menjadi faktor penentu. Bahkan dengan modal dan kualitas produksi baik, UMKM tetap tidak bisa mengekspor tanpa jaringan distribusi dan mitra bisnis di luar negeri. BRI menjawab tantangan ini melalui BRI UMKM Expo, yang tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang koneksi bisnis. Pada edisi terakhir, nilai transaksi yang tercatat mencapai 90,6 juta dolar AS, menunjukkan minat yang nyata dari UMKM terhadap ekspor. Selain itu, konsep One BRI Solution memungkinkan integrasi antara UMKM dengan nasabah korporasi dan komersial BRI, membuka peluang ekspor secara langsung.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya