BRIN Percepat Pengembangan Roket Dua Tingkat, Uji Terbang 2029 Jadi Fokus Utama
BRIN menargetkan uji terbang roket dua tingkat pada 2029 dengan dukungan program strategis dan pengembangan teknologi kunci mulai tahun ini.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 18.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kini mempercepat pengembangan teknologi roket dua tingkat sebagai langkah strategis menuju kemandirian di bidang keantariksaan. Rencana ini didukung oleh Program Riset Invitasi Strategis (PRIS), yang memberikan ruang bagi peneliti untuk fokus pada inovasi teknologi kunci seperti motor roket RX 450, sistem separasi, kontrol penerbangan, dan telemetri. Langkah ini sejalan dengan peta jalan riset yang telah disusun secara sistematis untuk memperkuat kapasitas teknologi nasional dalam sektor antariksa.
Pada tahun ini, tim peneliti BRIN akan menyelesaikan desain keseluruhan roket dua tingkat, termasuk sistem pemisahan antar tingkat, serta melanjutkan pengembangan motor roket RX 450 dengan jangkauan hingga 100 kilometer. Proses ini dilakukan dengan dukungan anggaran khusus dari PRIS, yang dinilai menjadi pemicu semangat kerja bagi para peneliti. Kepala Pusat Riset Teknologi Roket (PRTR) BRIN, Arif Nur Hakim, menegaskan bahwa pengembangan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun fondasi teknologi antariksa yang mandiri dan berkelanjutan.
Tahapan pengembangan telah dirancang secara bertahap. Uji sistem separasi dijadwalkan dilakukan pada 2027, setelah melalui proses evaluasi desain, Critical Design Review (CDR), dan uji statis motor roket berperforma tinggi. Pada 2028, BRIN akan melakukan uji terbang terpisah untuk tingkat pertama dan kedua roket sebagai persiapan final. Tahun 2029 menjadi target utama untuk uji terbang lengkap roket dua tingkat secara keseluruhan, yang diharapkan menjadi tonggak penting dalam sejarah teknologi antariksa Indonesia.
Selain roket, BRIN juga aktif dalam upaya pembangunan Bandar Antariksa yang telah diamanatkan oleh undang-undang. Untuk mempercepat realisasi proyek strategis ini, BRIN menjalin kemitraan dengan dua investor strategis—satu fokus pada roket berukuran besar, dan satu lainnya pada roket kecil. Proses konsolidasi kesepakatan antara BRIN dan mitra telah memasuki tahap akhir. Desain dasar bandar diharapkan selesai pada 2026, diikuti dengan pemagaran lahan dan pembangunan fasilitas dasar pada 2027, sekaligus menyelesaikan regulasi dan perjanjian kerja sama dengan mitra internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026

Ubed Siap Laga Penentu di Final French Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, melangkah ke final French Open 2026 setelah menaklukkan unggulan Prancis dalam pertandingan sengit tiga gim.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

