Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BTN Perluas Bisnis di Luar KPR, Targetkan 30% Kredit Non-Perumahan 2030

BTN menargetkan rasio kredit non-perumahan mencapai 30% dari total portofolio pada 2030 melalui strategi diversifikasi bisnis berkelanjutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 19.35 WITA·👁 2 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
BTN Perluas Bisnis di Luar KPR, Targetkan 30% Kredit Non-Perumahan 2030📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berupaya memperluas cakupan pembiayaan di luar kredit pemilikan rumah (KPR) dengan menetapkan target rasio kredit non-perumahan mencapai 30% dari total portofolio kredit pada tahun 2030. Strategi ini menjadi bagian dari transformasi bisnis yang dikenal sebagai Beyond Mortgage, yang dirancang untuk menciptakan sumber pertumbuhan baru tanpa mengorbankan fokus utama di sektor perumahan.

Hingga semester pertama 2026, kontribusi kredit non-perumahan telah mencapai 20,4% dari total kredit, meningkat dari 18% pada akhir 2025. Peningkatan ini dilakukan secara bertahap melalui pendekatan organik dan anorganik, termasuk akuisisi portofolio kredit yang selektif guna memperluas basis nasabah dan memperkuat posisi di sektor non-perumahan.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menegaskan bahwa perusahaan tetap berkomitmen pada kompetensi intinya di bidang perumahan. Namun, kebutuhan finansial nasabah tidak berhenti setelah memiliki rumah. Melalui ekosistem yang diperluas, BTN ingin menjadi mitra keuangan yang mendampingi nasabah dalam berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk di sektor pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan layanan publik.

Hingga Juni 2026, BTN telah menjalin kerja sama dengan 59 pemerintah daerah, 57 perguruan tinggi, serta 26 fasilitas kesehatan di berbagai wilayah. Perusahaan juga memperluas kehadirannya di ekosistem pariwisata melalui kemitraan dengan merchant, kuliner, resor, dan kawasan wisata. Dukungan digital berupa balé by BTN yang telah digunakan lebih dari 4,3 juta pengguna dan balé Korpora dengan 25.700 pengguna, turut mempercepat integrasi layanan lintas sektor.

Ekspansi bisnis juga menopang diversifikasi pendapatan. Selain pendapatan bunga, BTN kini memperkuat sumber pendapatan berbasis komisi, termasuk melalui bancassurance. Hingga semester I-2026, pendapatan non-bunga dari produk ini mencapai Rp27,4 miliar, menyumbang sekitar 1,5% dari total fee-based income. Upaya pengembangan kemitraan bancassurance eksklusif melalui jaringan kantor cabang terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan ekosistem finansial digital dan inklusif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya