Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bulog Siapkan 110 Ribu Ton Beras Premium untuk Ritel Modern

Bulog akan menyalurkan 110 ribu ton beras, termasuk 75 ribu ton premium, ke 10 ritel modern dalam satu bulan untuk menstabilkan pasokan dan harga.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 11.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Bulog Siapkan 110 Ribu Ton Beras Premium untuk Ritel Modern
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perum Bulog menegaskan kesiapan menyalurkan pasokan beras premium dalam jumlah signifikan ke sejumlah ritel modern di seluruh Indonesia, menyusul kondisi stok yang mulai menipis di sektor distribusi ritel. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tren permintaan yang meningkat serta upaya pencegahan kenaikan harga yang berdampak pada inflasi komoditas pangan.

Dalam waktu dekat, sebanyak 110 ribu ton beras akan didistribusikan, terdiri dari 75 ribu ton beras premium dan 35 ribu ton beras medium. Penyaluran ini akan dilakukan secara bertahap mulai pekan depan, dengan fokus pada sejumlah jaringan ritel terkemuka seperti Indomaret, Alfamart, Tip Top, Indogrosir, dan Hero. Penyediaan stok ini bertujuan memastikan ketersediaan beras di pasar konsumen tanpa terjadi kelangkaan.

Beras premium yang akan didistribusikan berasal dari produk BeeFood, dengan harga penjualan yang ditetapkan Rp74.500 per kemasan 5 kilogram. Harga tersebut disesuaikan dengan standar harga yang ditetapkan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pasar. Penyediaan beras ini menjadi bagian dari strategi antisipatif pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan pokok di tengah fluktuasi permintaan.

Direktur Utama Perum Bulog menyatakan bahwa koordinasi telah dilakukan secara intensif dengan seluruh mitra distribusi, termasuk pasar tradisional yang terafiliasi dengan SP2KP. Penyaluran akan berlangsung secara merata dan terukur untuk menghindari antrian atau penumpukan di titik distribusi tertentu. Tujuan utamanya adalah menjaga kestabilan harga dan memastikan akses masyarakat terhadap beras berkualitas tanpa kendala.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya