Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Resmikan Pabrik di Subang, Tiga Model Sudah Dirakit Lokal

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, resmi dioperasikan dengan tiga model mobil sudah diproduksi dalam negeri, mencapai TKDN di atas 40 persen, sejalan dengan komitmen pemerintah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 18.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BYD Resmikan Pabrik di Subang, Tiga Model Sudah Dirakit Lokal
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pabrik produksi BYD di Subang, Jawa Barat, secara resmi beroperasi setelah menyelesaikan proses persiapan dan investasi sebesar Rp11,7 triliun. Dengan luas lahan mencapai 126 hektare, fasilitas ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban terhadap kebijakan pemerintah terkait pengembangan industri otomotif nasional. Pembebasan fasilitas impor kendaraan utuh (CBU) yang sebelumnya diberikan kepada BYD akan berakhir pada akhir 2025, sehingga produksi lokal menjadi syarat wajib untuk kelangsungan operasional di Indonesia.

Tiga model mobil telah berhasil dirakit di pabrik tersebut, termasuk BYD M6 DM, M6 EV, dan Atto 1. Ketiga kendaraan ini tidak hanya diproduksi secara lokal, tetapi juga telah mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen, sesuai target yang ditetapkan pemerintah. Proses produksi ini menandai langkah strategis BYD dalam membangun rantai pasok dan kapasitas manufaktur dalam negeri, sekaligus mendukung transformasi industri mobil listrik di Tanah Air.

M6 DM, sebagai mobil hybrid plug-in pertama BYD di pasar Indonesia, diluncurkan secara resmi pada 12 Juni 2026 dengan harga mulai dari Rp298 juta hingga Rp390 juta. Mobil ini mengusung desain berbeda dari M6 EV, termasuk mesin di depan, gril khusus, pelek berbeda, dan penghilangan sunroof serta knalpot. Tuas persneling dipindahkan ke sisi kanan kemudi, sementara hingga akhir Juli 2026, jumlah pesanan M6 DM telah melampaui 4.000 unit dari berbagai wilayah di Indonesia.

Atto 1, sebagai city car listrik termurah BYD, mengalami penyegaran pada Mei 2026 dengan peluncuran varian STD, Dynamic, dan Premium. Harganya dimulai dari Rp199 juta untuk varian STD, disertai fitur seperti layar infotainment 10,1 inci, kamera belakang, dan pelek 15 inci. Peningkatan juga terjadi pada varian Dynamic dan Premium dengan tambahan fitur seperti kaca spion lipat elektrik dan kursi pengemudi elektrik, serta layar 12,8 inci pada versi Premium. Sepanjang 2025, Atto 1 terjual lebih dari 22.500 unit, menjadi salah satu model terlaris di pasar mobil listrik nasional.

Sementara itu, M6 EV, MPV listrik murni, mengalami pembaruan signifikan pada 29 Juli 2026 di GIIAS, dengan peningkatan kapasitas baterai menjadi 58 kWh dari sebelumnya 55,4 kWh. Dengan tenaga maksimal 150 kW dan torsi 310 Nm, kendaraan ini mampu mencapai akselerasi 0–100 km/jam dalam 7,9 detik dan jarak tempuh hingga 450 km. Perubahan juga terjadi pada interior, termasuk panel instrumen Full LCD 10,25 inci dan tuas transmisi yang dipindahkan ke belakang kemudi, meningkatkan kenyamanan dan kualitas pengalaman berkendara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya