BYD Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang
Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik BYD di Subang dengan investasi Rp11,7 triliun, menandai langkah strategis dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.14 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pabrik BYD Indonesia resmi dioperasikan di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dalam peresmian yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis, 9 Agustus. Peresmian ini menjadi momen penting dalam transformasi sektor otomotif nasional, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan asal Tiongkok dalam memperkuat ekosistem produksi kendaraan listrik di Indonesia.
Fasilitas produksi seluas 126 hektare ini dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp11,7 triliun, mencerminkan kepercayaan besar terhadap potensi pasar dan infrastruktur manufaktur di Tanah Air. Seluruh proses konstruksi telah selesai, dan pabrik siap beroperasi penuh untuk merakit kendaraan listrik berbasis energi baru. Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi penggerak utama dalam percepatan elektrifikasi transportasi nasional.
BYD menegaskan bahwa pabrik di Subang bukan sekadar unit produksi, melainkan bagian dari strategi pengembangan ekosistem industri lokal. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan tercipta penyerapan tenaga kerja baru secara signifikan, sekaligus mendorong pertumbuhan industri pendukung seperti baterai, komponen elektronik, dan layanan purna jual. Perusahaan juga menekankan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap produk BYD terus meningkat, ditunjukkan dengan rencana penyerahan unit ke-100 ribu di Indonesia dalam waktu dekat.
Kehadiran pabrik BYD di Subang juga menjadi bukti dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mendorong transisi energi dan pengurangan emisi karbon. Di samping produksi, BYD akan terus memperluas jaringan penjualan dan layanan di berbagai wilayah, memperkuat kehadiran merek secara nasional. Dengan demikian, pabrik ini bukan hanya simbol investasi besar, tetapi juga fondasi bagi industri otomotif berkelanjutan di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


