Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Resmikan Pabrik Listrik Terbesar di Subang

BYD secara resmi meluncurkan pabrik mobil listrik pertamanya di Indonesia di Subang, menargetkan produksi hingga 150 ribu unit tahunan dengan investasi Rp11,7 triliun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 13.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BYD Resmikan Pabrik Listrik Terbesar di Subang
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, secara resmi membuka fasilitas manufaktur pertamanya di Indonesia, berlokasi di Subang Smartpolitan Industrial Park, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis (3/9/2026). Peresmian dilakukan secara langsung oleh Menteri Perindustrian RI Agus G Kartasasmita, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut B Pandjaitan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta jajaran direksi BYD.

Pabrik ini menjadi pusat produksi mobil energi baru (new energy vehicle/NEV) terbesar di kawasan Asia Tenggara, dengan kapasitas produksi mencapai 150.000 unit per tahun. Investasi yang ditanamkan mencapai 1,3 miliar dolar AS atau setara Rp11,7 triliun, menempatkan proyek ini sebagai salah satu proyek strategis di sektor manufaktur kendaraan listrik di Indonesia.

Lahan pabrik seluas 126 hektare telah dibangun dengan infrastruktur lengkap, termasuk area perumahan bagi pekerja yang berupa bangunan tinggi bertingkat. Tahap awal produksi akan difokuskan pada tiga model, yakni BYD M6 EV, BYD M6 DM, dan BYD Atto1, yang akan dipasarkan secara nasional maupun ekspor ke negara-negara ASEAN.

Peresmian dilakukan dengan sambutan langsung dari pimpinan BYD Asia Pasifik, menandai komitmen kuat perusahaan untuk memperluas jaringan produksi di kawasan Asia. Pabrik ini tidak hanya menjadi basis produksi lokal, tetapi juga menjadi bagian dari strategi ekspansi regional BYD dalam memperkuat posisi di pasar mobil listrik global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya