BYD Resmikan Pabrik Listrik Terbesar di Subang
BYD secara resmi meluncurkan pabrik mobil listrik pertamanya di Indonesia di Subang, menargetkan produksi hingga 150 ribu unit tahunan dengan investasi Rp11,7 triliun.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 13.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, secara resmi membuka fasilitas manufaktur pertamanya di Indonesia, berlokasi di Subang Smartpolitan Industrial Park, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis (3/9/2026). Peresmian dilakukan secara langsung oleh Menteri Perindustrian RI Agus G Kartasasmita, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut B Pandjaitan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta jajaran direksi BYD.
Pabrik ini menjadi pusat produksi mobil energi baru (new energy vehicle/NEV) terbesar di kawasan Asia Tenggara, dengan kapasitas produksi mencapai 150.000 unit per tahun. Investasi yang ditanamkan mencapai 1,3 miliar dolar AS atau setara Rp11,7 triliun, menempatkan proyek ini sebagai salah satu proyek strategis di sektor manufaktur kendaraan listrik di Indonesia.
Lahan pabrik seluas 126 hektare telah dibangun dengan infrastruktur lengkap, termasuk area perumahan bagi pekerja yang berupa bangunan tinggi bertingkat. Tahap awal produksi akan difokuskan pada tiga model, yakni BYD M6 EV, BYD M6 DM, dan BYD Atto1, yang akan dipasarkan secara nasional maupun ekspor ke negara-negara ASEAN.
Peresmian dilakukan dengan sambutan langsung dari pimpinan BYD Asia Pasifik, menandai komitmen kuat perusahaan untuk memperluas jaringan produksi di kawasan Asia. Pabrik ini tidak hanya menjadi basis produksi lokal, tetapi juga menjadi bagian dari strategi ekspansi regional BYD dalam memperkuat posisi di pasar mobil listrik global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


