CEO Instagram Bantah Sembunyikan Data Penggunaan Fitur Remaja
Adam Mosseri membantah tuduhan menyembunyikan data rendahnya penggunaan fitur remaja di Instagram saat bersaksi di sidang pengadilan federal California.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 15.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Adam Mosseri, pimpinan Instagram, menegaskan secara tegas bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan timnya untuk menyembunyikan informasi terkait rendahnya tingkat penggunaan fitur khusus remaja dalam aplikasi. Pernyataan ini disampaikannya dalam sidang pengadilan federal di Oakland, California, sebagai respons terhadap tuduhan dari sejumlah negara bagian AS yang menuduh Meta sengaja merancang platform untuk membuat anak-anak kecanduan dan menutupi dampak negatifnya. Mosseri menekankan bahwa keputusan untuk tidak merilis data detail tidak sama dengan upaya menutupi fakta.
Pertanyaan krusial muncul saat jaksa dari Colorado, Jason Slothouber, menyebut bahwa hanya 1,8 persen remaja yang menggunakan fitur 'Take a Break'—fitur yang dirancang untuk mengingatkan pengguna agar berhenti aktif jika terlalu lama menggunakan aplikasi. Mosseri menanggapi bahwa pihaknya memang tidak pernah mengumumkan angka spesifik terkait fitur tersebut, tetapi menegaskan bahwa tingkat penggunaannya rendah, sesuai dengan yang telah disampaikannya secara terbuka sebelumnya. Ia menegaskan tidak pernah menyebutkan angka persentase secara eksplisit dalam publikasi resmi.
Sidang yang telah berlangsung sejak pekan lalu menyoroti dugaan pelanggaran terhadap hukum perlindungan data anak, termasuk pengumpulan informasi tanpa izin orang tua dari pengguna di bawah usia 13 tahun. Jika terbukti bersalah, Meta berpotensi dikenai denda hingga 200 miliar dolar AS dan diwajibkan melakukan perubahan besar dalam desain produk untuk menjaga keamanan pengguna anak. Beberapa ahli hukum memperkirakan hasil sidang ini bisa menjadi preseden penting bagi regulasi media sosial global.
Meta tetap membantah semua tuduhan dan menyatakan bahwa tuntutan tersebut didorong oleh tujuan finansial, bukan kepentingan publik. Juru bicara perusahaan menegaskan bahwa tim keamanan terus berupaya meningkatkan perlindungan pengguna, termasuk anak-anak. Selama sidang, juri juga mendengar kesaksian mantan insinyur keamanan Meta, Arutro Bejar, yang menyatakan adanya strategi sistematis menutup akses informasi mengenai keamanan anak. Sementara itu, sejumlah psikolog dan mantan karyawan juga memberikan pernyataan sebagai bagian dari proses hukum yang diperkirakan berlanjut hingga bulan September, dengan rencana panggilan Mark Zuckerberg sebagai saksi utama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA


