Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

CEO Pizza Hut Mundur Setelah Penjualan Rp47,9 Triliun

Aaron Powell mengundurkan diri sebagai CEO global Pizza Hut pada 1 September 2026, menyusul penyelesaian penjualan jaringan restoran senilai Rp47,9 triliun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 17.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
CEO Pizza Hut Mundur Setelah Penjualan Rp47,9 Triliun
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Aaron Powell secara resmi melepas jabatannya sebagai CEO global Pizza Hut dan semua posisi eksekutif di Yum!Brands mulai 1 September 2026, setelah proses penjualan jaringan restoran Amerika Serikat dan sejumlah pasar internasional tuntas. Keputusan ini diumumkan melalui dokumen resmi yang diserahkan ke regulator, menandai akhir masa kepemimpinannya yang berlangsung sejak 2021. Pengunduran diri ini menjadi bagian dari reorganisasi strategis setelah transaksi senilai US$2,7 miliar atau setara Rp47,9 triliun selesai.

Penjualan tersebut dilakukan dalam dua tahap. Sebagian besar aset, termasuk operasi di Amerika Serikat dan pasar internasional kecuali China daratan, dilepas kepada LongRange Capital dengan nilai US$1,5 miliar atau Rp26,6 triliun. Sementara itu, bisnis Pizza Hut di wilayah Tiongkok dilanjutkan dalam transaksi terpisah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Yum!Brands untuk memfokuskan sumber daya pada merek utama seperti KFC dan Taco Bell.

Sebelumnya, Powell telah mengungkapkan rencana pengunduran dirinya melalui platform LinkedIn pada bulan Agustus, menyebut bahwa LongRange Capital menawarkan posisi bagi dirinya untuk tetap terlibat dalam proyek pasca-penjualan. Namun, ia memilih untuk tidak melanjutkan peran tersebut, menandai penutupan babak baru bagi Pizza Hut di bawah kepemimpinan Yum!Brands.

Peningkatan tekanan kinerja selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan penjualan. Penurunan permintaan konsumen, persaingan ketat di sektor makanan cepat saji, serta dampak penggunaan obat-obatan penurun berat badan berbasis GLP-1 turut memengaruhi pertumbuhan bisnis. Yum!Brands menyatakan bahwa transaksi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat portofolio bisnis jangka panjang.

Dengan penyelesaian transaksi ini, Pizza Hut secara resmi berpindah ke kepemilikan perusahaan ekuitas swasta, membuka peluang baru untuk transformasi operasional dan ekspansi di pasar yang ditargetkan. Sementara itu, Yum!Brands kini berfokus pada perkuatan brand utama dan peningkatan efisiensi operasional secara global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya