China Tayangkan Drama AI Pertama di Slot Utama TV
Drama Beyond Wukong menjadi produksi pertama di China yang sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan dan tayang di jam utama televisi nasional pada 2 September 2026.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 07.21 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada 2 September 2026, China melakukan terobosan signifikan dalam industri hiburan dengan menayangkan serial drama berjudul *Beyond Wukong* di slot jam tayang utama stasiun televisi nasional. Drama ini menjadi yang pertama di dunia yang sepenuhnya dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan, mulai dari pembuatan visual hingga penataan adegan. Proyek ini juga menjadi implementasi nyata dari kebijakan baru regulator penyiaran yang dikenal sebagai 21 Broadcasting Guidelines, yang memungkinkan evaluasi konten secara bertahap selama produksi berlangsung.
*Beyond Wukong* merupakan adaptasi dari karya klasik Dinasti Ming, *Journey to the West*, dengan narasi yang berlangsung seribu tahun setelah era Kera Sakti. Cerita mengikuti perjalanan Sun Xiaosheng, seekor kera batu muda yang berusaha memulihkan keseimbangan kosmik. Seluruh estetika visualnya dirancang dengan menggabungkan lukisan tradisional Tiongkok dan teknologi digital modern, menciptakan tampilan yang menonjolkan kekayaan budaya klasik dalam bentuk yang kontemporer.
Meski AI menjadi inti dari produksi, tim kreatif menegaskan bahwa seluruh proses kreatif tetap dikendalikan oleh manusia. Sutradara Li Dongshen menekankan bahwa penulisan naskah, pengembangan karakter, dan arah emosional cerita sepenuhnya dibuat oleh penulis manusia. AI hanya digunakan untuk mempercepat proses visualisasi dan penataan adegan, bukan sebagai pengganti kreativitas manusia. Ia menegaskan bahwa hingga kini belum ada model AI yang mampu menulis naskah secara mandiri dan autonomi kreatif tetap berada di tangan insan.
Penggunaan AI dalam produksi ini memicu perdebatan luas di media sosial Tiongkok. Sebagian penonton menyambut baik dengan mengapresiasi keindahan visual dan inovasi teknologi, sementara yang lain khawatir akan hilangnya kedalaman emosional dan keaslian karya seni. Beberapa pengamat menyebut bahwa ekspresi mikro karakter buatan AI masih terasa kaku, serta perkembangan emosi terkesan mekanis. Namun, para ahli seperti Zhang Peng dari Universitas Normal Nanjing menilai bahwa proyek ini membuktikan bahwa AIGC telah melampaui batas konten pendek di media sosial dan mulai masuk ke industri televisi arus utama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

