Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Chrome Perkuat Perlindungan dari Penipuan Daring

Google memperbarui Chrome dengan fitur deteksi penipuan canggih berbasis AI, termasuk pemantauan real-time terhadap situs mencurigakan dan serangan ClickFix.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 17.30 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 35x dibuka
Chrome Perkuat Perlindungan dari Penipuan Daring📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Google memperbarui sistem keamanan peramban Chrome dengan peningkatan signifikan dalam mendeteksi ancaman digital, terutama bentuk penipuan daring yang semakin canggih. Fitur baru ini memanfaatkan teknologi AI dari Gemini untuk menganalisis konten halaman secara real-time, khususnya saat pengguna mengaktifkan mode Enhanced Protection. Sistem kini lebih responsif terhadap indikator penipuan, termasuk laman yang menyamar sebagai layanan resmi atau menawarkan pembaruan perangkat lunak palsu.

Ketika pengguna mengakses situs yang mencurigakan, Chrome akan menampilkan peringatan berdasarkan tingkat keparahan. Situs yang terdeteksi berisiko tinggi akan muncul dengan peringatan merah penuh layar, sementara situs dengan indikasi penipuan yang masih rendah keyakinan sistem akan diberi peringatan kategori menengah. Perbedaan visual ini mencakup warna, ikon, dan struktur teks agar pengguna dapat cepat mengenali potensi bahaya tanpa kesalahan interpretasi.

Salah satu tantangan baru yang diatasi adalah teknik ClickFix, di mana pelaku menipu pengguna untuk menyalin dan menjalankan perintah berbahaya melalui terminal sistem. Karena perintah tersebut dieksekusi di luar peramban, sebelumnya sistem perlindungan Chrome tidak bisa menangkap ancaman ini. Kini, Chrome mampu mendeteksi perintah mencurigakan dari clipboard, membersihkan data sensitif sebelum dikirim ke server analisis, dan menampilkan peringatan jika terbukti berbahaya.

Penggunaan AI Gemini dalam analisis halaman dilakukan secara terbatas dan aman. Data dari halaman hanya dikirim ke server jika terdapat bukti kuat penipuan, dan tidak disimpan, dicatat, atau digunakan untuk melatih model lain. Langkah ini menjamin privasi tanpa mengorbankan efektivitas perlindungan. Fitur ini tersedia secara otomatis bagi semua pengguna yang mengaktifkan Enhanced Protection di Chrome dan Akun Google.

Google menegaskan komitmen terus mengembangkan sistem perlindungan berbasis kecerdasan buatan agar mampu mengantisipasi modus penipuan baru. Dengan fitur-fitur ini, pengguna diharapkan lebih waspada dan aktif mengaktifkan proteksi tingkat tinggi untuk melindungi data pribadi dari phishing, malware, dan rekayasa sosial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya