Daihatsu Siapkan Mobil Listrik Murah Lewat Kolaborasi dengan Perodua
Daihatsu berencana meluncurkan mobil listrik terjangkau di Malaysia melalui kemitraan strategis dengan Perodua, berdasarkan pengembangan kendaraan listrik bersama yang disebutkan oleh pejabat investasi Malaysia.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 16.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Daihatsu tengah mempersiapkan peluncuran kendaraan listrik dengan harga terjangkau untuk pasar Malaysia, sejalan dengan rencana kolaborasi strategis dengan Perodua. Informasi ini muncul dari pernyataan Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Johari Abdul Ghani, yang menyebutkan adanya kerja sama dalam pengembangan mobil listrik di negara tersebut. Unggahan tersebut mengacu pada laporan dari media otomotif internasional yang menyoroti langkah progresif kedua perusahaan dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di wilayah ASEAN.
Kemitraan antara Daihatsu dan Perodua tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan kelanjutan dari hubungan jangka panjang yang telah berlangsung selama 33 tahun. Selama periode itu, Daihatsu telah menjadi pemegang saham utama Perodua dan menyediakan platform, mesin, serta transmisi untuk berbagai model yang diproduksi oleh Perodua. Kehadiran Daihatsu dalam pengembangan EV di Malaysia diperkirakan akan mempercepat transformasi mobilitas rendah emisi di negara tersebut.
Perodua telah menunjukkan komitmen kuat terhadap mobil listrik dengan meluncurkan QV-E, kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) pertama yang dirancang dan dikembangkan secara mandiri di Malaysia. Model ini menjadi fondasi utama bagi rencana ekspansi EV di pasar domestik dan regional. Meski belum ada konfirmasi resmi, diperkirakan mobil listrik Daihatsu yang akan dirilis di Malaysia akan menggunakan platform dan teknologi yang telah dikembangkan oleh Perodua, termasuk sistem baterai dan arsitektur kendaraan listrik yang sudah ada.
Rebadging, atau penamaan ulang kendaraan, bukan hal asing bagi kedua merek. Sebelumnya, beberapa model seperti Sirion di Indonesia merupakan versi rebadge dari Perodua Myvi, sementara Aruz adalah kembaran dari Terios. Dengan pengalaman tersebut, proses transformasi QV-E menjadi produk Daihatsu di pasar Malaysia dinilai cukup realistis. Perodua juga saat ini sedang mengembangkan model EV segmen A yang dibangun atas platform EV Magna Styer, sama dengan QV-E, guna bersaing dengan model seperti Proton eMas 5.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


