Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Daihatsu Siapkan Mobil Listrik Murah Lewat Kolaborasi dengan Perodua

Daihatsu berencana meluncurkan mobil listrik terjangkau di Malaysia melalui kemitraan strategis dengan Perodua, berdasarkan pengembangan kendaraan listrik bersama yang disebutkan oleh pejabat investasi Malaysia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 16.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Daihatsu Siapkan Mobil Listrik Murah Lewat Kolaborasi dengan Perodua
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Daihatsu tengah mempersiapkan peluncuran kendaraan listrik dengan harga terjangkau untuk pasar Malaysia, sejalan dengan rencana kolaborasi strategis dengan Perodua. Informasi ini muncul dari pernyataan Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Johari Abdul Ghani, yang menyebutkan adanya kerja sama dalam pengembangan mobil listrik di negara tersebut. Unggahan tersebut mengacu pada laporan dari media otomotif internasional yang menyoroti langkah progresif kedua perusahaan dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di wilayah ASEAN.

Kemitraan antara Daihatsu dan Perodua tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan kelanjutan dari hubungan jangka panjang yang telah berlangsung selama 33 tahun. Selama periode itu, Daihatsu telah menjadi pemegang saham utama Perodua dan menyediakan platform, mesin, serta transmisi untuk berbagai model yang diproduksi oleh Perodua. Kehadiran Daihatsu dalam pengembangan EV di Malaysia diperkirakan akan mempercepat transformasi mobilitas rendah emisi di negara tersebut.

Perodua telah menunjukkan komitmen kuat terhadap mobil listrik dengan meluncurkan QV-E, kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) pertama yang dirancang dan dikembangkan secara mandiri di Malaysia. Model ini menjadi fondasi utama bagi rencana ekspansi EV di pasar domestik dan regional. Meski belum ada konfirmasi resmi, diperkirakan mobil listrik Daihatsu yang akan dirilis di Malaysia akan menggunakan platform dan teknologi yang telah dikembangkan oleh Perodua, termasuk sistem baterai dan arsitektur kendaraan listrik yang sudah ada.

Rebadging, atau penamaan ulang kendaraan, bukan hal asing bagi kedua merek. Sebelumnya, beberapa model seperti Sirion di Indonesia merupakan versi rebadge dari Perodua Myvi, sementara Aruz adalah kembaran dari Terios. Dengan pengalaman tersebut, proses transformasi QV-E menjadi produk Daihatsu di pasar Malaysia dinilai cukup realistis. Perodua juga saat ini sedang mengembangkan model EV segmen A yang dibangun atas platform EV Magna Styer, sama dengan QV-E, guna bersaing dengan model seperti Proton eMas 5.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya