Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Danantara Diminta Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Luhut tekankan investasi Danantara harus berdampak nyata, utamanya menciptakan lapangan kerja dan kuatkan industri nasional hingga 2027.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Danantara Diminta Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya Danantara Indonesia berperan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi yang menghasilkan dampak langsung bagi masyarakat. Dalam pertemuan dengan jajaran pimpinan Danantara, ia menekankan bahwa fokus utama bukan hanya pada volume dana, melainkan pada kontribusi nyata terhadap penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor industri, dan pengurangan ketergantungan impor.

Pada 2025, total permodalan Danantara mencapai Rp310 triliun, dengan proyeksi kenaikan signifikan hingga dua hingga tiga kali lipat pada 2026–2027, mencapai rentang Rp620 triliun hingga Rp930 triliun. Namun, Luhut menekankan bahwa keberhasilan investasi tidak diukur dari jumlah dana yang dikelola, melainkan dari efektivitasnya dalam mendorong transformasi ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat secara luas.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Danantara akan memperluas portofolio investasi strategis di berbagai sektor kunci, termasuk transisi energi, proyek minyak dan gas di tingkat global, pengembangan ekosistem kecerdasan buatan, serta pengelolaan platform pangan berskala besar. Fokus juga diberikan pada pembangunan ekosistem protein regional, yang dirancang untuk memperluas akses pasar sekaligus mendorong transfer teknologi guna meningkatkan daya saing sektor pangan nasional.

Dalam pertemuan, DEN dan Danantara sepakat untuk memperbaiki efisiensi investasi melalui peningkatan Indeks Capital Output Ratio (ICOR). Upaya ini akan dilakukan melalui reformasi struktural, seperti penyederhanaan regulasi, percepatan proses perizinan, serta integrasi sistem investasi yang lebih transparan. Luhut menekankan perlunya ruang gerak yang luas bagi Danantara agar setiap rupiah yang dikelola benar-benar berkontribusi bagi rakyat dan masa depan bangsa.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya