Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Danantara Gabungkan 23 BUMN Kawasan Industri Jadi Satu Entitas Raksasa

Penggabungan 23 BUMN sektor kawasan industri akan resmi diumumkan 5 November, membentuk entitas pengelola terbesar di Asia Tenggara dengan 35 ribu hektare lahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.54 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Danantara Gabungkan 23 BUMN Kawasan Industri Jadi Satu Entitas Raksasa📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah melalui Danantara Indonesia tengah menyiapkan integrasi 23 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di bidang pengelolaan kawasan industri. Proses penggabungan ini akan diluncurkan secara resmi pada 5 November mendatang, menandai transformasi besar dalam struktur pengelolaan kawasan industri nasional. Dony Oskaria, selaku Chief Operating Officer Danantara, menegaskan bahwa fokus utama dari integrasi ini adalah menciptakan ekosistem industri yang lebih efisien dan kompetitif secara regional.

Konsolidasi ini akan menghasilkan satu entitas pengelola kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dengan total luas lahan yang dikelola mencapai 35 ribu hektare. Dony menjelaskan bahwa model bisnis baru ini akan mengubah paradigma pengelolaan lahan dari penjualan menjadi pemberian gratis kepada investor. Dengan demikian, sumber pendapatan utama perusahaan tidak lagi berasal dari penjualan tanah, melainkan dari penyediaan fasilitas infrastruktur dan layanan pendukung dalam kawasan.

Fasilitas yang akan disediakan meliputi listrik, pengolahan air bersih, jaringan serat optik, serta infrastruktur properti dan pendidikan. Pendekatan ini diharapkan mampu menurunkan biaya awal bagi investor dan meningkatkan daya tarik kawasan industri terhadap modal asing maupun dalam negeri. Dony menekankan bahwa dengan skema baru ini, kawasan industri yang dikelola Danantara akan lebih kompetitif dibandingkan dengan negara tetangga yang memiliki model bisnis serupa.

Tujuan utama dari integrasi ini adalah menarik lebih banyak investasi strategis, memperluas peluang kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah pengembangan industri. Dengan transformasi model bisnis yang radikal, Danantara menargetkan kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di tingkat regional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya