Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Syahrini Buka Suara soal Gaya Bicara Manja di Rumah

Penyanyi Syahrini mengungkapkan bahwa gaya bicara manja yang menjadi ciri khasnya di panggung tetap ia pertahankan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berinteraksi dengan suami dan anaknya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Syahrini Buka Suara soal Gaya Bicara Manja di Rumah📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Syahrini secara terbuka mengungkapkan bahwa ekspresi bicara manja yang menjadi ciri khas penampilannya di atas panggung tidak berbeda dengan cara ia berkomunikasi di rumah. Ia menegaskan bahwa gaya tersebut bukan sekadar peran, melainkan bagian dari kepribadiannya yang tetap konsisten meski dalam lingkungan keluarga. Hal ini disampaikannya saat menjadi tamu dalam program talk show yang tayang di salah satu stasiun televisi nasional.

Dalam sesi percakapan, Syahrini memperagakan salah satu momen sederhana ketika suaminya meminta air minum. Ia mengatakan dengan nada lembut dan ekspresi khas, “Okay sayang, aku ambil, ini minumnya,” disertai intonasi akhir yang khas. Menurutnya, gaya bicara itu tidak hanya dipakai di depan publik, tetapi juga menjadi bagian dari komunikasi harian dengan Reino Barack dan putrinya.

Ia menyebut bahwa putrinya yang kini berusia dua tahun telah meniru gaya bicaranya, termasuk dalam meminta sarapan. “Mami, aku lapar gitu,” imitasi Syahrini dengan nada yang menggemaskan. Selain itu, anaknya juga telah mengenal bahasa Jepang sebagai bahasa pertama, mengikuti kebiasaan keluarga Reino Barack yang sehari-hari berbahasa Jepang bersama orang tua suaminya. Bahasa Inggris dan Sunda pun turut menjadi bagian dari lingkungan komunikasi di rumah, menciptakan dinamika bahasa yang unik dalam keluarga.

Kehadiran Syahrini dalam program tersebut juga menjadi bagian dari comeback-nya setelah hiatus selama tujuh tahun. Ia kembali dengan merilis lagu terbaru berjudul *Kau Yang Utama* pada 7 Agustus 2026, sekaligus memperkenalkan jargon baru bernuansa khas, “Gang Geng Gong Dar Der Dor.” Ia menegaskan bahwa keputusan kembali ke panggung bukan karena tekanan, melainkan hasil dari proses panjang menjalani peran sebagai ibu dan istri, termasuk masa-masa sulit seperti masa pandemi dan masa kehamilan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya