Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Syahrini Resmikan Partai Fiksi di Panggung Pestapora

Penyanyi Syahrini memperkenalkan Partai Incess Indonesia dalam aksi panggung kembali ke industri hiburan, disertai humor dan simbol gong sebagai bagian dari hiburan kreatif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Syahrini Resmikan Partai Fiksi di Panggung Pestapora📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Syahrini menghadirkan momen tak terduga dalam penampilannya di hari terakhir festival Pestapora 2026, dengan meresmikan sebuah partai fiktif bernama Partai Incess Indonesia (PII) di atas panggung. Aksi ini dilakukan dengan menabuh gong secara spontan, menjadi bagian dari rangkaian hiburan yang dirancang sebagai bentuk kritik sosial ringan terhadap tren selebriti yang masuk dunia politik. Ia menjelaskan bahwa gagasan tersebut muncul dari observasi terhadap dinamika politik saat ini, serta respons antusias penonton yang meminta penampilannya secara rutin.

Gong yang tiba-tiba muncul dari penari panggung menjadi ciri khas dari jargon baru yang ia ciptakan: "Gang Geng Gong Dar Der Dor". Menurut Syahrini, ungkapan itu muncul secara alami dan tanpa rencana, namun justru menjadi daya tarik utama dalam penampilannya. Ia menegaskan bahwa seluruh konsep tersebut dibuat semata untuk hiburan, tanpa niat serius, dan menjadi bentuk ekspresi kreatif setelah tujuh tahun vakum dari dunia hiburan.

Peran penting dalam menyusun konsep hiburan ini diserahkan kepada komika David Nurbianto sebagai konsultan komedi. Ia mengungkap bahwa Syahrini membutuhkan bantuan untuk menyelaraskan humor dengan isu-isu terkini, mengingat lama tidak aktif di dunia hiburan. David menekankan bahwa keaslian humor Syahrini menjadi modal utama, sementara ia hanya membantu memperhalus dan menyelaraskan konteks sosial yang sedang tren.

Aksi panggung ini menjadi bagian dari comeback besar Syahrini setelah masa hiatus panjang. Sebelumnya, ia merilis single terbarunya berjudul *Kau Yang Utama* pada 7 Agustus 2026, yang dipersembahkan untuk keluarga tercintanya. Penampilan di Pestapora dimulai dengan pengarakan di atas kuda, diikuti tayangan foto-foto masa lalu, termasuk ijazah dan penampilan ikonik seperti jambul khatulistiwa, yang langsung memicu tawa penonton.

Setelah festival, Syahrini melanjutkan kehadirannya di berbagai media, termasuk menjadi bintang tamu program *Lapor Pak* di Trans 7 dan berbagai podcast, termasuk yang dibawakan Raditya Dika. Di sana, ia berbagi kisah kehidupan pribadi dan proses adaptasi setelah lama tidak tampil di depan publik, sambil tetap mempertahankan gaya khasnya yang menggabungkan humor, kritik sosial, dan seni panggung yang khas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya