Danantara Percepat Transformasi BUMN Melalui Model Holding Strategis
Transformasi besar-besaran dilakukan Danantara terhadap Telkom dengan mengubah struktur bisnis menjadi strategic holding untuk efisiensi dan kesehatan keuangan BUMN.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 13.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah mendorong perubahan mendasar dalam struktur dan operasional BUMN, termasuk PT Telkom Indonesia (Persero), dengan tujuan utama menyehatkan kinerja keuangan perusahaan negara. Salah satu langkah krusial yang diambil adalah mengubah model bisnis Telkom menjadi strategic holding, di mana aktivitas inti seperti pemasangan infrastruktur fiber optic kini dikoordinasikan melalui induk perusahaan secara terpusat.
Dalam penyampaian di acara khusus, Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa sebelum transformasi, proses pemasangan fiber optic melibatkan hingga empat entitas berbeda, masing-masing mengambil margin, sehingga biaya akhir menjadi 150% lebih tinggi dibandingkan pesaing. Dengan pendekatan baru, alur kerja diperpendek dan efisiensi ditingkatkan, menghasilkan penghematan hingga Rp30 triliun secara keseluruhan dalam ekosistem.
Pendekatan ini menekankan pentingnya konsolidasi dan pengelolaan terpadu terhadap seluruh entitas BUMN. Sebelum adanya Danantara, perusahaan negara beroperasi secara terpisah, membentuk anak perusahaan dan unit usaha tanpa koordinasi strategis, bahkan dalam bidang yang tidak relevan dengan inti kompetensi. Akibatnya, tidak ada mekanisme saling dukung antar BUMN saat satu entitas menghadapi tantangan keuangan.
Hasil pemetaan awal menunjukkan bahwa dari 1.074 entitas BUMN yang teridentifikasi, sekitar 52% berada dalam kondisi merugi, dengan total kerugian mencapai sekitar Rp20 triliun. Danantara berpegang pada prinsip bahwa kesehatan dan kinerja BUMN menjadi fondasi utama keberlanjutan mandatnya sebagai motor perekonomian nasional. Sumber dana Danantara berasal dari hasil pengelolaan BUMN, bukan dari kelebihan fiskal, sehingga kualitas pengelolaan menjadi faktor penentu.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


