Depok Perkuat Toleransi Melalui Kebijakan Inklusif dan Kolaborasi
Pemkot Depok memperkuat harmoni antarwarga melalui kebijakan inklusif, alokasi dana RW untuk keberagaman, dan integrasi aktivitas publik seperti CFD.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 20.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Depok secara konsisten mendorong tumbuhnya ekosistem toleransi yang berkelanjutan dengan pendekatan strategis di berbagai tingkatan masyarakat. Wali Kota Depok menegaskan bahwa keberagaman menjadi fondasi utama dalam visi pembangunan bersama, dengan menyatakan bahwa tanpa sikap saling menghargai, cita-cita kolektif tidak dapat terwujud. Di tengah keragaman agama dan latar belakang sosial, kota ini berkomitmen membangun ruang hidup bersama yang inklusif dan damai.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penerapan kebijakan internal pemerintah yang menjamin kesempatan yang setara bagi semua lapisan masyarakat, termasuk dalam pengisian jabatan publik. Sebagai contoh, kepemimpinan di Kecamatan Sukmajaya kini dipegang oleh seorang pejabat dari kelompok agama minoritas, menunjukkan komitmen terhadap keberagaman dalam tata kelola pemerintahan. Pendekatan ini diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat dalam membangun relasi antarumat yang seimbang.
Di tingkat kelurahan, Pemkot Depok mengalokasikan dana sebesar Rp300 juta per RW untuk mendukung program keberagaman. Salah satu pemanfaatannya adalah penyelenggaraan kegiatan wisata keberagaman yang melibatkan seluruh warga, tanpa diskriminasi. Kegiatan ini dirancang agar setiap kelompok dapat memperkenalkan budaya, tradisi, dan nilai agamanya secara terbuka, sehingga tercipta rasa memiliki dan saling memahami di antara warga.
Pada hari-hari tertentu, aktivitas Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya dan Arief Rahman Hakim (ARH) dilaksanakan pada pukul 06.00–09.00 WIB—waktu yang biasanya digunakan umat non-muslim untuk menunaikan ibadah. Dalam konteks ini, Pemkot memfasilitasi keterbukaan akses dengan mengajak semua pihak untuk saling menghargai dan berbagi ruang, termasuk bagi yang berkebutuhan mendesak menuju tempat ibadah. Praktik ini menjadi simbol nyata dari toleransi yang diterapkan secara kolektif di masyarakat.
Kolaborasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menjadi bagian penting dalam menjaga iklim sosial yang harmonis. Melalui forum ini, Pemkot mendukung dialog antarumat dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan identitas budaya, suku, dan agama mereka secara bebas. Dengan pendekatan yang sistematis dan partisipatif, Depok terus menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar nilai, melainkan prinsip yang harus diwujudkan dalam kebijakan dan tindakan nyata.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


