Destry Damayanti: Kepemimpinan Tak Dipengaruhi Gender
Gubernur BI pertama dari kalangan perempuan menegaskan bahwa kompetensi dan integritas menjadi dasar kepemimpinan, bukan gender, sekaligus mengapresiasi kesempatan yang diberikan pemerintah dan lembaga legislatif.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 14.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Destry Damayanti, yang kini menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, menilai bahwa pengakuan terhadap peran perempuan dalam kepemimpinan institusi seperti bank sentral tidak perlu ditekankan melalui lensa gender. Ia menegaskan bahwa di Indonesia, isu gender dalam konteks kepemimpinan sudah tidak relevan lagi, sebab kompetensi dan kapasitas menjadi penentu utama.
Menurutnya, sejak masa kemerdekaan, perempuan Indonesia telah membuktikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang, termasuk di sektor yang sebelumnya didominasi laki-laki. Ia menyebut sosok Ibu Kartini sebagai contoh awal bahwa kesetaraan tidak terletak pada jenis kelamin, melainkan pada kemampuan, integritas, dan kepemimpinan yang jelas.
Destry juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden dan DPR atas kepercayaan yang diberikan, serta mengapresiasi keberadaan perempuan di posisi strategis seperti Deputi Gubernur Senior Aida S Budiman dan Deputi Gubernur Filianingsih Hendarta. Ia menekankan bahwa keberadaan perempuan di sektor keuangan, bahkan pertambangan—yang dulu dianggap eksklusif—telah menjadi kenyataan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa di tengah dinamika sosial saat ini, Indonesia sudah cukup dewasa dalam memandang peran perempuan. Kepemimpinan, kata dia, harus dinilai dari kinerja, bukan dari latar belakang gender. Baginya, yang penting adalah kesempatan yang sama bagi siapa pun yang memiliki kapasitas dan komitmen untuk memimpin.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Aparatur Sipil Negara yang belum lunasi pajak kendaraan bermotor bakal menghadapi pemotongan Tunjangan Perbaikan Posisi (TPP) sebagai bentuk teguran dan penguatan kepatuhan fiskal.
9 September 2026

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau barrier yang sudah rusak.
9 September 2026

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Penggunaan dua masker, terutama tipe bedah, dinilai bisa meningkatkan perlindungan dari abu vulkanik meski belum ada bukti ilmiah pasti.
9 September 2026

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.
9 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA


