Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Dolly Parton Siap Jadi Relawan Uji Obat Kanker Sebelum Wafat

Legenda musik country Dolly Parton menyatakan keinginan menjadi relawan uji coba obat kanker saat masih hidup, demi membantu pasien lain di masa depan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 09.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Dolly Parton Siap Jadi Relawan Uji Obat Kanker Sebelum Wafat
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Dolly Parton, penyanyi legendaris asal Tennessee, pernah menyampaikan tekad tegas untuk menjadi pasien uji coba obat eksperimental kanker, meski kondisinya sendiri sedang dalam masa perawatan serius. Keputusan itu muncul dari semangat pengabdian tinggi yang selalu menjadi ciri khasnya, bahkan saat menghadapi ancaman kematian. Ia menyatakan bahwa jika harapan hidupnya sudah tidak ada, ia tetap mengizinkan tim medis mencoba terapi baru, dengan harapan dapat memberi manfaat bagi banyak orang di masa depan.

Keterangan ini disampaikan oleh adik kandungnya, Stella Parton, yang menggambarkan kakaknya sebagai sosok yang penuh empati dan selalu memikirkan orang lain. Menurut Stella, Dolly tidak pernah memandang dirinya sebagai penerima bantuan, melainkan selalu berusaha menjadi sumber harapan. Ia menekankan bahwa keputusan itu bukan sekadar keinginan medis, melainkan ekspresi nilai kehidupan yang dianut Dolly sepanjang karier dan kehidupannya.

Dolly Parton meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker selama empat hari di rumah sakit. Sebelumnya, ia menjalani perawatan intensif di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, sejak Jumat (21/8), dengan kondisi yang memburuk akibat komplikasi ginjal dan gangguan autoimun. Meski usianya telah mencapai tahap lanjut, semangatnya tetap utuh hingga akhir hayat.

Setelah kepergian Dolly, Stella mengajak publik untuk melanjutkan warisan kebaikannya, terutama melalui program Imagination Library—inisiatif pembagian buku gratis bagi anak-anak. Ia menekankan bahwa penghormatan terhadap Dolly bukan hanya dalam bentuk duka, tetapi dalam tindakan nyata: menunjukkan kebaikan, mendukung sesama, dan menyediakan waktu serta sumber daya bagi yang membutuhkan.

Duka atas kepergian Dolly Parton dirasakan luas, tidak hanya oleh keluarga dan penggemar, tetapi juga oleh tokoh-tokoh publik seperti Taylor Swift, Miley Cyrus, dan Donald Trump. Stella menuturkan bahwa cinta dan dukungan dari publik menjadi penopang saat keluarga berduka, dan menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan rasa hormat yang terus mengalir.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya