DPR Dorong Optimalisasi Anjungan Daerah di TMII
Komisi VII DPR RI mendorong pemda aktif mempromosikan potensi daerah melalui kegiatan budaya di TMII guna memperkuat edukasi dan daya tarik wisata.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 01.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menekankan pentingnya peran Taman Mini Indonesia Indah sebagai wadah promosi kekayaan budaya dan potensi daerah secara nasional. Dalam evaluasi terbaru, DPR menilai anjungan daerah yang ada di TMII belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam menampilkan keunikan dan potensi ekonomi lokal.
Dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional, pameran produk unggulan, serta aktivitas interaktif, TMII diminta menjadi ruang dinamis yang mampu menarik minat wisatawan dalam dan luar negeri. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya memperkaya pengalaman kunjungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang keberagaman budaya Indonesia.
DPR menekankan keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan anjungan masing-masing. Pemda diminta tidak hanya menyediakan representasi fisik, tetapi juga memastikan konten yang ditampilkan tetap relevan, up-to-date, dan mampu menunjukkan inovasi serta potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Tujuan utama dari langkah ini adalah menjadikan TMII sebagai ikon nasional yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah. Dengan pendekatan kolaboratif antara pusat dan daerah, TMII diharapkan menjadi ruang yang terus hidup, dinamis, dan menjadi teladan dalam promosi daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA


