DPR Puji Kinerja Mentan Dua Tahun Pimpin Sektor Pertanian
Komisi IV DPR RI mengapresiasi peningkatan produksi beras nasional sebesar 13,29% dalam dua tahun, sejalan dengan perbaikan daya beli petani dan konsistensi kebijakan swasembada.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.34 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian kinerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam memperkuat ketahanan pangan nasional selama periode dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Penilaian ini didasarkan pada data produksi beras yang menunjukkan peningkatan signifikan, menjadi indikator utama keberhasilan kebijakan strategis di sektor pertanian. Anggota Komisi IV, Rajiv, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata dari kepemimpinan yang tegas dan komitmen kolektif di lingkungan Kementerian Pertanian.
Produksi beras nasional pada tahun 2025 mencapai 34,69 juta ton, meningkat dari 30,62 juta ton pada 2024, atau naik sekitar 4,07 juta ton, setara dengan kenaikan 13,29 persen. Peningkatan ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan menghadapi tantangan iklim ekstrem seperti El Nino. Rajiv menekankan bahwa hasil ini tidak terjadi secara spontan, melainkan hasil dari kerja keras yang terkoordinasi, konsistensi program, dan fokus pada peningkatan produktivitas di tingkat petani.
Selain produksi, indikator kesejahteraan petani juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2026 mencapai 131,11, meningkat 1,49 persen dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan daya beli petani, meski pemerintah tetap menginginkan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi kesejahteraan petani secara holistik. Menurut Rajiv, keberhasilan ini harus menjadi acuan untuk memperkuat kebijakan pertanian ke depan.
Ia menekankan pentingnya menjaga momentum positif dengan terus memperkuat infrastruktur pertanian, memastikan ketersediaan sarana dan prasarana produksi, serta memberikan pendampingan yang berkelanjutan kepada petani. Dengan dukungan kebijakan yang konsisten dan sinergi antar pemangku kepentingan, sektor pertanian diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi petani dan masyarakat secara luas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

