Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

DPR Puji Kinerja Mentan Dua Tahun Pimpin Sektor Pertanian

Komisi IV DPR RI mengapresiasi peningkatan produksi beras nasional sebesar 13,29% dalam dua tahun, sejalan dengan perbaikan daya beli petani dan konsistensi kebijakan swasembada.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.34 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
DPR Puji Kinerja Mentan Dua Tahun Pimpin Sektor Pertanian📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian kinerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam memperkuat ketahanan pangan nasional selama periode dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Penilaian ini didasarkan pada data produksi beras yang menunjukkan peningkatan signifikan, menjadi indikator utama keberhasilan kebijakan strategis di sektor pertanian. Anggota Komisi IV, Rajiv, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata dari kepemimpinan yang tegas dan komitmen kolektif di lingkungan Kementerian Pertanian.

Produksi beras nasional pada tahun 2025 mencapai 34,69 juta ton, meningkat dari 30,62 juta ton pada 2024, atau naik sekitar 4,07 juta ton, setara dengan kenaikan 13,29 persen. Peningkatan ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan menghadapi tantangan iklim ekstrem seperti El Nino. Rajiv menekankan bahwa hasil ini tidak terjadi secara spontan, melainkan hasil dari kerja keras yang terkoordinasi, konsistensi program, dan fokus pada peningkatan produktivitas di tingkat petani.

Selain produksi, indikator kesejahteraan petani juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2026 mencapai 131,11, meningkat 1,49 persen dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan daya beli petani, meski pemerintah tetap menginginkan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi kesejahteraan petani secara holistik. Menurut Rajiv, keberhasilan ini harus menjadi acuan untuk memperkuat kebijakan pertanian ke depan.

Ia menekankan pentingnya menjaga momentum positif dengan terus memperkuat infrastruktur pertanian, memastikan ketersediaan sarana dan prasarana produksi, serta memberikan pendampingan yang berkelanjutan kepada petani. Dengan dukungan kebijakan yang konsisten dan sinergi antar pemangku kepentingan, sektor pertanian diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi petani dan masyarakat secara luas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya