DPR Sahkan Asumsi Makro APBN 2027, Tekankan Keterbukaan Laporan
Komisi XI DPR menyetujui asumsi makro anggaran tahun 2027 dalam rapat di Senayan, disertai harapan transparansi dan pelaporan rutin terhadap realisasi anggaran.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 21.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan asumsi makro pada Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) tahun anggaran 2027 dalam sidang yang berlangsung di kompleks parlemen Jakarta. Keputusan ini menjadi langkah awal dalam proses penyusunan anggaran nasional untuk satu dekade ke depan, dengan fokus pada konsistensi dan akuntabilitas keuangan negara.
Menteri Keuangan menyampaikan apresiasi atas kerja sama parlemen dalam menyelesaikan tahap awal pembahasan. Ia menegaskan bahwa asumsi makro yang disetujui mencerminkan proyeksi ekonomi makro yang realistis, termasuk pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan nilai tukar rupiah, yang menjadi dasar penyusunan anggaran tahun depan.
Dalam kesempatan tersebut, para anggota Komisi XI menekankan pentingnya keterbukaan dan kepatuhan terhadap laporan keuangan negara secara berkala. Mereka meminta pemerintah untuk memastikan transparansi dalam pelaksanaan anggaran, termasuk penyampaian laporan realisasi secara rutin dan akurat kepada DPR.
Tujuan utama dari persetujuan ini adalah memastikan bahwa anggaran negara tidak hanya disusun dengan dasar yang kuat, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan secara politik dan akuntansi. Dengan demikian, kebijakan fiskal dapat mendukung stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

