DPRD Kendari Ungkap Penyalahgunaan QR Code BBM di SPBU
Sidak DPRD Kendari di SPBU mengungkap praktik penyalahgunaan QR code BBM bersubsidi melibatkan petugas nosel dan pembeli secara bersamaan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - DPRD Kota Kendari mengungkap dugaan penyalahgunaan kode QR bahan bakar minyak bersubsidi saat melakukan inspeksi mendadak di sejumlah SPBU di wilayah Kota Kendari. Temuan ini muncul dari pengamatan langsung terhadap proses pengisian BBM, di mana terjadi penggunaan kode yang tidak sesuai dengan pemilik kendaraan asli. Ketua Komisi III DPRD Kendari, La Ode Ashar, menyatakan bahwa banyak kasus ditemukan di mana petugas nosel mengisi BBM ke kendaraan yang bukan pemilik sah dari kode QR tersebut.
Modus operandi yang teridentifikasi melibatkan kerja sama antara oknum petugas SPBU dengan pembeli, yang berupaya memanfaatkan sistem digital dengan imbalan finansial. Bukti dugaan ini diperkuat dari laporan pemilik QR code asli yang mengaku kode mereka sering digunakan di SPBU lain, termasuk di wilayah Anggoeya dan Puuwatu, padahal kendaraan yang tercatat tidak pernah berkunjung ke lokasi tersebut. Hal ini menunjukkan adanya praktik pengalihan atau penyalahgunaan kode secara sistematis.
Untuk mendalami temuan, DPRD Kendari telah meminta rekaman CCTV dari SPBU Puuwatu pada 20 Agustus dan SPBU Wulele pada 8 September. Permintaan ini dilakukan guna memastikan keakuratan data dan mendapatkan bukti visual atas kejadian yang dilaporkan. Di sisi lain, Ashar menyoroti respons Pertamina yang dinilai kurang tegas, dengan hanya menerima penjelasan dari pengelola SPBU tanpa tindakan preventif yang memadai.
Ia menekankan perlunya langkah teknis nyata dari Pertamina, seperti melakukan reset kode QR secara berkala agar kode lama tidak bisa digunakan lagi. DPRD Kendari kini tengah menyusun laporan resmi yang akan diserahkan ke pemerintah pusat. Dalam rekomendasi, ditegaskan perlunya sanksi nyata terhadap SPBU pelanggar, termasuk pengurangan kuota, penutupan sementara, hingga pencabutan izin operasional agar muncul efek jera.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Mahasiswa UHO Edukasi Literasi AI ke Siswa SMA
Mahasiswa jurnalistik Universitas Halu Oleo menggelar pelatihan literasi kecerdasan buatan bagi siswa SMAN 10 Kendari untuk meningkatkan pemahaman digital.
21 September 2026
Penyidik Kejati Sultra Datangi Ali Mazi di Jakarta
Penyidik Kejati Sultra kembali mendatangi mantan Gubernur Sultra Ali Mazi di Jakarta setelah dua kali mangkir dari panggilan, menekankan pentingnya sikap kooperatif dalam proses hukum.
21 September 2026

Brimob Sultra Salurkan Air Bersih ke 200 Keluarga di Kendari
Batalyon A Pelopor Brimob Polda Sultra menyalurkan air bersih kepada 200 kepala keluarga di Kelurahan Manggadua, melalui operasi yang dipimpin langsung oleh Danton 1 Kompi III.
21 September 2026

Mie Anto Cabang Jln Sumba Makassar Akan Dibuka di Kendari Awal Oktober
Mie Anto yang sebelumnya beroperasi di Jalan Sumba, Makassar, akan membuka cabang baru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada awal bulan Oktober mendatang.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

