DSI Siap Perkuat Transparansi Ekspor Komoditas
DSI berkomitmen tingkatkan transparansi perdagangan komoditas melalui analisis data dan pendekatan komersial untuk cegah kebocoran nilai ekspor.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mengambil langkah strategis untuk menangani praktik under-invoicing dan transfer pricing yang berpotensi merusak nilai ekspor komoditas Indonesia. Dalam forum ekonomi nasional, Direktur Utama DSI, Luke Thomas Mahony, menegaskan bahwa lembaga ini dibentuk untuk memperkuat integritas data perdagangan dengan memanfaatkan informasi yang sudah tersedia dari kementerian, lalu dilengkapi analisis mendalam terhadap pola transaksi.
Fokus utama DSI adalah memahami secara menyeluruh alur ekspor, mulai dari jenis komoditas, tujuan negara, kualitas produk, harga pasar, hingga bagaimana nilai transaksi direkam di dalam sistem nasional. Dengan pendekatan ini, DSI bertujuan mengidentifikasi indikasi anomali atau ketidaksesuaian yang bisa mengakibatkan kebocoran nilai.
Untuk memperkaya analisis, DSI akan mengintegrasikan data pemerintah dengan perspektif pasar komersial, termasuk informasi negosiasi antara eksportir dan importir, penetapan harga, serta harga referensi yang berlaku di pasar global. Pendekatan ini diharapkan menciptakan gambaran lebih akurat tentang dinamika perdagangan, sehingga memperkuat kepercayaan pasar dan mendukung kebijakan yang lebih berbasis data.
Luke menekankan bahwa DSI bukan pengganti fungsi regulator atau pemerintah, melainkan mitra strategis yang menjembatani informasi antara sektor publik dan pasar. Tujuan jangka panjangnya bukan hanya menekan praktik manipulasi harga, tetapi juga mendorong pertumbuhan permintaan global terhadap komoditas Indonesia, yang pada akhirnya mendorong produksi lebih tinggi, likuiditas pasar yang lebih baik, dan harga yang lebih kompetitif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


