Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Manufaktur Masih Kontraksi
Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 mencapai 5,29% yoy, didorong belanja pemerintah dan konsumsi rumah tangga, namun sektor manufaktur masih di zona kontraksi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perekonomian Indonesia pada kuartal kedua tahun 2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,29% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan ketahanan di tengah tekanan ekonomi global. Pertumbuhan ini didorong dominan oleh peningkatan belanja pemerintah dan konsumsi rumah tangga, yang menjadi pilar utama pertumbuhan domestik. Sementara itu, tingkat inflasi tetap terkendali di angka 3,19% secara tahunan, mencerminkan stabilitas harga yang terjaga.
Namun, di balik angka pertumbuhan yang positif, terdapat indikasi kekhawatiran dari sektor riil. Survei Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia berada pada level 49,8, berada di bawah ambang batas ekspansi 50, yang menandakan aktivitas produksi masih mengalami kontraksi. Indikasi ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan perlunya pemantauan lebih lanjut terhadap dinamika industri manufaktur yang berperan penting dalam struktur ekonomi nasional.
Meski demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga. Lembaga tersebut menilai bahwa struktur sektor jasa keuangan masih kuat, dengan risiko sistemik yang terkendali meskipun ada tekanan dari sektor riil. Keberlanjutan stabilitas ini menjadi fondasi penting bagi kepercayaan investor dan kelancaran aktivitas ekonomi secara menyeluruh.
Untuk menjaga keseimbangan dan mendorong inklusi, OJK mengumumkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya adalah penyusunan aturan baru mengenai modal minimum dan likuiditas terintegrasi bagi konglomerasi keuangan, serta penguatan kelembagaan terkait peralihan kewenangan pengelolaan bursa mineral. Selain itu, pada bulan September 2026 akan digelar Bulan Dana Pensiun dengan lebih dari 100 kegiatan literasi dan inklusi, menjangkau pekerja formal maupun informal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


