Ekspor Beras ke Malaysia Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
Indonesia resmi mengekspor beras premium ke Malaysia sebanyak 1.000 ton, menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang pasar hingga 200.000 ton.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 16.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia secara resmi membuka jalur ekspor beras ke Malaysia dengan pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton beras premium, yang disepakati melalui nota kesepahaman antar negara. Penandatanganan ini dilakukan pada momen peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, menandai tonggak penting dalam transformasi sektor pangan nasional. Kegiatan ekspor ini menjadi bukti nyata bahwa produksi beras dalam negeri telah mencapai level yang memungkinkan penyediaan stok domestik tetap terjaga, sekaligus memberi ruang bagi keterlibatan global yang terukur.
Peningkatan produksi beras Indonesia diproyeksikan mencapai 38,6 juta ton pada periode 2026/2027, naik dari 34 juta ton pada 2024/2025. Angka ini sesuai dengan proyeksi Food and Agriculture Organization (FAO) dan menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar keempat di dunia, di belakang India, Tiongkok, dan Bangladesh. Yang membedakan, Indonesia merupakan satu-satunya negara besar dengan tren produksi yang terus meningkat, sementara produsen lain mengalami stagnasi atau penurunan.
Stok beras nasional saat ini berada pada level aman sekitar 5,2 juta ton, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik hingga Mei 2027. Pemerintah menegaskan bahwa ekspor tidak akan mengganggu ketersediaan pangan dalam negeri. Fokus tetap pada kecukupan stok, stabilitas harga, dan perlindungan terhadap konsumen, sambil memanfaatkan surplus produksi untuk memperluas akses pasar internasional.
Selain sektor pangan, pemerintah juga mempercepat transformasi energi dengan meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt Peak (GWp). Proyek ini telah dimulai dengan groundbreaking di 14 lokasi di enam provinsi, dengan fokus utama di Jembrana, Bali, pada 25 Agustus 2026. Program ini bukan hanya target, melainkan langkah nyata dalam membangun kemandirian energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Dengan potensi penghematan hingga Rp73,9 triliun per tahun, penurunan emisi karbon hingga 140,16 juta ton CO2, serta penciptaan sekitar 5,5 juta lapangan kerja, program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem energi surya yang berkelanjutan dari hulu hingga hilir. Tujuan utamanya bukan sekadar transisi energi, tetapi memberikan manfaat nyata bagi rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di seluruh sektor.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Bantuan Beras Tak Boleh Dipotong, Warga Diminta Laporkan Pelanggaran
Badan Pangan Nasional tegaskan bantuan pangan beras 2026 harus diterima utuh tanpa potongan, sekaligus buka saluran pengaduan untuk laporan penyimpangan.
14 September 2026

Asing Borong Saham Ini Meski IHSG Melemah
Investor asing melakukan aksi beli bersih pada 10 saham unggulan meski terjadi penurunan IHSG sebesar 1,66% dan catatkan net sell Rp3,36 triliun selama pekan 7–11 September 2026.
14 September 2026

Purbaya Dorong LPEI Dorong Kredit Murah untuk Industri Ekspor Tertekan
Menteri Keuangan meminta LPEI memperluas akses pembiayaan murah bagi sektor tekstil, alas kaki, furnitur, dan baja yang terdampak persaingan global.
14 September 2026

David Fernando Audy Kini Pimpin Komisaris DSSA
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk resmi menunjuk David Fernando Audy sebagai Presiden Komisaris, menggantikan Franky Oesman Widjaja, setelah disetujui oleh pemegang saham dalam RUPSLB.
14 September 2026
Berita Lainnya

Waspada Modus Penipuan Liburan Berbasis AI
Senin, 14 September 2026, 11.48 WITA

Batas Aman Konsumsi Gula Harian Sesuai Aturan Kemenkes
Senin, 14 September 2026, 11.48 WITA

31 Produk Herbal dan Suplemen Ilegal Berbahaya Ditemukan BPOM
Senin, 14 September 2026, 11.47 WITA

iPhone 18 Pro Resmi Meluncur, Ketersediaan di Indonesia Belum Dipastikan
Senin, 14 September 2026, 11.44 WITA

Malware Asal Indonesia Ancam Privasi Pengguna Android
Senin, 14 September 2026, 11.38 WITA

Dirut Konsultan Tambang Diserahkan ke Kejaksaan atas Dugaan Penggelapan Pajak Rp3,3 Miliar
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA

Penembakan Jelang Pemilu Bangsamoro Tewaskan Tiga Orang
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA

Revisi UU HKPD Jadi Prioritas, DPR Evaluasi Batasan Belanja Pegawai
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA


