Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Emas Antam Naik Rp15 Ribu, Harga Jual Capai Rp2,639 Juta Per Gram

Harga emas batangan Antam mengalami kenaikan harian sebesar Rp15 ribu, menembus level Rp2.639.000 per gram pada 3 September 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 11.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Emas Antam Naik Rp15 Ribu, Harga Jual Capai Rp2,639 Juta Per Gram
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan hari ini, Kamis, 3 September 2026. Kenaikan terjadi pada kedua sisi transaksi, baik pada harga jual maupun harga beli kembali (buyback), menunjukkan dinamika pasar yang positif dalam sesi perdagangan tersebut.

Berdasarkan rilis resmi dari platform Logam Mulia, harga emas ukuran 1 gram diperdagangkan pada angka Rp2.639.000, naik Rp15.000 dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di Rp2.624.000 per gram. Kenaikan ini mencerminkan sentimen pasar yang cenderung stabil meski menghadapi fluktuasi global.

Pada sisi penjualan kembali, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp15.000, mencapai Rp2.492.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback kini mencapai Rp147.000 per gram, menjadi acuan penting bagi investor yang mempertimbangkan likuiditas emas.

Ketentuan perpajakan tetap berlaku sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, di mana pembelian emas batangan dari ukuran 1 gram hingga 1.000 gram dikenakan potongan pajak. Sementara untuk penjualan kembali (buyback) dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP, dipotong langsung dari nilai transaksi.

Harga emas Antam untuk ukuran lainnya juga mengikuti tren kenaikan, dengan rincian mulai dari 0,5 gram seharga Rp1.369.500 hingga 1.000 gram yang dibanderol Rp2.579.600.000. Pergerakan harga ini menjadi acuan utama bagi pelaku pasar di Sulawesi Tenggara dan seluruh Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya