Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Emas Antam Turun Rp40 Ribu per Gram, Buyback Juga Melemah

Harga emas batangan Antam turun Rp40.000 per gram menjadi Rp2.624.000, disertai penurunan nilai buyback ke Rp2.477.000 per gram pada 2 September 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 12.51 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Emas Antam Turun Rp40 Ribu per Gram, Buyback Juga Melemah
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan hari ini, Rabu (2/9/2026). Berdasarkan data terkini dari platform resmi Logam Mulia, harga jual emas Antam turun sebesar Rp40.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp2.664.000 menjadi Rp2.624.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan ringan, menunjukkan fluktuasi pasar yang dinamis.

Nilai beli kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan sejalan dengan penurunan harga jual. Kini, nilai buyback berada di angka Rp2.477.000 per gram, turun dari sebelumnya Rp2.517.000. Perubahan ini berdampak langsung pada transaksi penjualan kembali emas batangan, terutama bagi investor yang ingin mencairkan aset logam mulia mereka.

Untuk ukuran pecahan kecil, harga emas Antam 0,5 gram dipasarkan dengan harga Rp1.362.000. Pecahan 2 gram dibanderol Rp5.198.000, sedangkan ukuran 3 gram dijual seharga Rp7.779.000. Pada ukuran lebih besar, emas 5 gram ditawarkan dengan harga Rp12.935.000, dan emas 10 gram dijual seharga Rp25.790.000. Untuk pembeli yang membutuhkan ukuran besar, emas 25 gram dihargai Rp64.310.000, sementara 50 gram dibanderol Rp128.455.000.

Kebijakan perpajakan tetap berlaku sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017, yang mengharuskan potongan pajak atas pembelian emas batangan dari 1 gram hingga 1.000 gram. Bagi transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi non-NPWP, yang dipotong langsung dari nilai yang diterima pelanggan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya