Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Forum Media Asia-Pasifik Buka di Shenzhen, Dorong Kolaborasi Ekonomi

Forum media Asia-Pasifik dibuka di Shenzhen, Guangdong, sebagai bagian dari perhelatan "Tahun China" APEC 2026, dengan fokus pada sinergi ekonomi dan inovasi bersama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 23.38 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
Forum Media Asia-Pasifik Buka di Shenzhen, Dorong Kolaborasi Ekonomi📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Forum Media Asia-Pasifik resmi dibuka di kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut APEC 2026 yang dipimpin China. Acara yang mengusung tema “Membangun Jalan Menuju Kemakmuran Bersama bagi Komunitas Asia-Pasifik: Konsensus dan Aksi Media” diharapkan menghasilkan komitmen kolektif dari berbagai pemangku kepentingan media regional. Sejumlah kebijakan dan kerja sama strategis diperkirakan akan diumumkan selama forum berlangsung, menandai langkah konkret dalam memperkuat hubungan ekonomi dan komunikasi lintas negara.

Sebelum pelaksanaan forum, para peserta mengunjungi lima kota utama di Guangdong, termasuk Guangzhou, Foshan, Dongguan, Zhuhai, dan Zhongshan. Kunjungan ini bertujuan untuk memahami dinamika ekonomi dan inovasi yang menjadi ciri khas wilayah tersebut. Shenzhen, yang berbatasan langsung dengan Hong Kong, telah menjadi pusat transformasi ekonomi sejak didirikan sebagai zona ekonomi khusus pertama di China, dan kini menjadi lokomotif utama pertumbuhan teknologi dan manufaktur tingkat tinggi di Asia.

Pada semester pertama 2026, perdagangan Shenzhen dengan negara-negara anggota APEC mencatat kenaikan signifikan sebesar 33 persen, mencapai 1,98 triliun yuan—setara dengan sekitar 5,2 triliun dolar AS—yang menyumbang 68,8 persen dari total perdagangan luar negeri kota tersebut. Angka ini menunjukkan peran strategis Shenzhen sebagai gerbang perdagangan dan investasi bagi kawasan Asia-Pasifik.

Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC ke-33 akan digelar di Shenzhen pada bulan November, menandai ketiga kalinya China menjadi tuan rumah acara utama tersebut, setelah sukses di Shanghai 2001 dan Beijing 2014. Para analis menilai bahwa pengalaman Shenzhen dalam mengintegrasikan inovasi dan ekonomi digital dapat menjadi model bagi negara-negara lain dalam membangun ekosistem pertumbuhan berkelanjutan. Forum ini diharapkan mendorong kolaborasi media sebagai alat strategis dalam memperkuat konektivitas ekonomi dan sosial di kawasan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya