FT Baubau Jadi Tulang Punggung Distribusi Energi Timur Indonesia
Kunjungan bersama pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan Fuel Terminal Baubau dalam menjamin pasokan energi andal untuk wilayah kepulauan Indonesia Timur.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 11.43 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan peninjauan langsung terhadap Fuel Terminal (FT) Baubau sebagai bagian dari upaya memperkuat keandalan distribusi energi di kawasan Indonesia Timur. Kunjungan ini dilakukan dalam kerangka Management Walk Through (MWT) bersama instansi terkait, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), untuk mengevaluasi kondisi operasional dan kesiapan infrastruktur terminal.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan bahwa FT Baubau memiliki peran sentral sebagai titik penghubung utama dalam rantai pasokan energi bagi wilayah kepulauan. Dengan posisi strategis, terminal ini menjadi penopang utama distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan produk energi lainnya ke sejumlah daerah terpencil dan terisolasi di Sulawesi Tenggara dan sekitarnya.
Peninjauan mencakup seluruh aspek, mulai dari kondisi fasilitas, proses operasional, hingga mekanisme penyaluran yang berjalan secara terintegrasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sarana dan prasarana FT Baubau telah memadai, serta proses distribusi berjalan sesuai standar. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas kesiapan terminal dan menekankan pentingnya menjaga keandalan infrastruktur untuk mendukung kebutuhan energi di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.
Wahyudi Anas, Kepala BPH Migas, menyoroti pentingnya pengelolaan distribusi yang tepat, terukur, dan berbasis standar operasional. Menurutnya, FT Baubau menjadi contoh efektif dalam mengatasi tantangan logistik di kawasan kepulauan. Ia menekankan perlunya koordinasi berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mencegah gangguan dan memastikan ketersediaan energi sesuai kebutuhan masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan distribusi melalui evaluasi berkala dan penindaklanjutan arahan dari kegiatan MWT. Dengan dukungan infrastruktur yang handal, proses operasional yang terstandar, serta sinergi dengan pemerintah, upaya ini diharapkan mampu menjaga kelancaran pasokan energi secara berkelanjutan di wilayah Indonesia Timur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang di Pulau Pulau
Kejati Sultra menyatakan akan memverifikasi laporan aktivitas tambang nikel di Pulau Pulau, termasuk Pulau Wowoni, sebelum menentukan langkah hukum.
8 September 2026

Pencegahan Kerusakan Smartphone Akibat Abu Vulkanik
Pengguna perangkat elektronik diminta segera membersihkan smartphone setelah terpapar abu vulkanik untuk mencegah kerusakan permanen akibat partikel tajam dan risiko korsleting.
8 September 2026

Rektor Lantik 16 Pejabat Fungsional di UIN Kendari
Rektor Universitas Islam Negeri Kendari melantik 16 pejabat fungsional dengan tujuan memperkuat tata kelola dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


