Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gangster Konvoi di Cikupa Serang Warga Nongkrong, Satu Pelaku Diamankan

Seorang pemuda berinisial F (19) diamankan warga setelah kelompoknya menyerang warga secara acak di Cikupa, Tangerang, dengan membawa senjata tajam dan konvoi motor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gangster Konvoi di Cikupa Serang Warga Nongkrong, Satu Pelaku Diamankan
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kamis pagi, sekelompok pemuda yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan secara tiba-tiba menerobos area nongkrong di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Aksi tersebut terjadi pada Rabu malam, 2 September, saat sekelompok pemuda berkonvoi menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam, kemudian menyerang warga yang sedang berkumpul di dekat warung tanpa alasan jelas.

Dalam rekaman video amatir yang tersebar, terlihat seorang pemuda terjatuh dan sempat ditangkap oleh warga. Ia diamankan bersama sepeda motor matic berwarna merah dan sebilah pedang yang ditinggalkan di lokasi. Ketua RT setempat, Fajar, mengungkap bahwa awalnya kelompok tersebut bergerak dengan cara mengintimidasi dan menakuti warga sebelum melakukan serangan. Beruntung, tidak ada korban luka serius karena reaksi cepat warga.

Setelah insiden, warga melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan sepeda motor serta senjata tajam. Sekitar 10 menit kemudian, seorang pemuda kembali ke tempat kejadian untuk mengambil kendaraan yang telah disita. Saat itu, massa yang sudah terkumpul langsung melakukan tindakan fisik terhadap pelaku. Dari hasil identifikasi, pelaku yang diamankan berinisial F (19), kini menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang mendalami kepemilikan sepeda motor dan senjata tajam yang turut disita. Ia menegaskan, motif serta kronologi kejadian masih dalam penyelidikan. Selain itu, polisi berkomitmen untuk memperkuat patroli mobile guna mencegah aksi serupa di wilayah hukumnya.

Syaiful juga mengapresiasi peran aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menilai keberanian masyarakat dalam menangani insiden secara langsung menunjukkan tingkat kesadaran yang tinggi terhadap ancaman keamanan. Penanganan kasus ini tetap berjalan secara hukum, dengan penekanan pada pencegahan dan pemulihan rasa aman di masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya