Gardu Induk di Berlin Terbakar, Polisi Periksa Dugaan Sabotase Berantai
Kebakaran di gardu induk Moabit, Berlin, diselidiki sebagai tindakan sengaja, menyusul temuan pagar gardu di Wesel terpotong dan penangkapan tersangka yang diduga mengirim klaim tanggung jawab atas serangan terhadap jaringan listrik.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.32 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kebakaran yang melanda area konstruksi gardu induk di distrik Moabit, Berlin, pada Senin (7/9/2026), kini menjadi fokus penyelidikan kepolisian setempat. Api yang membesar hingga menghanguskan sebuah kendaraan di lokasi diduga bukan akibat kecelakaan, melainkan tindakan disengaja. Polisi memasang garis polisi dan memasang rambu larangan masuk di sekitar lokasi, sambil memeriksa rekaman kamera pengawas dan saksi mata.
Di wilayah lain, khususnya di Wesel, Jerman barat, petugas kepolisian mengamankan bukti bahwa pagar pengaman gardu induk transformator telah dipotong secara sengaja. Temuan ini diperkuat oleh laporan media lokal yang menyebut adanya aktivitas mencurigakan sebelum kejadian. Kejadian serupa memperkuat kekhawatiran akan adanya serangkaian aksi sabotase terhadap infrastruktur listrik nasional.
Penyelidikan dipercepat setelah polisi menangkap seorang pria pada Jumat, yang diduga mengirim surat berisi klaim tanggung jawab atas serangkaian insiden serupa sebelumnya. Dalam penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan benda yang diduga bahan peledak. Hasil penyelidikan awal menunjukkan kemungkinan adanya keterkaitan antara kejadian di Moabit dan Wesel dengan dugaan aksi sabotase terorganisir.
Meskipun demikian, pasokan listrik di wilayah terdampak tetap berjalan normal tanpa gangguan. Otoritas energi lokal menegaskan bahwa sistem distribusi telah dijaga dengan sistem cadangan, sehingga tidak terjadi pemadaman massal. Pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas kritikal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Ribuan warga Albania menggelar demonstrasi besar di Tirana, menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama menyusul lonjakan biaya hidup dan dugaan korupsi yang meresahkan.
25 Oktober 2026

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Polisi telah menetapkan 243 individu dan 14 korporasi sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan yang melanda berbagai wilayah di Indonesia.
25 Oktober 2026

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Polres Mesuji menggagalkan peredaran narkoba dengan menyita ratusan pil ekstasi, sabu, senjata api rakitan, dan uang hasil transaksi dari tiga tersangka di tiga lokasi berbeda.
25 Oktober 2026

1.000 Orang Ditangkap Usai Unjuk Rasa Ricuh di Prancis
Kerusuhan setelah unjuk rasa massal di Prancis menewaskan ratusan orang ditangkap, menyusul aksi penjarahan dan bentrokan dengan polisi di sejumlah kota.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

