Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gardu Induk di Berlin Terbakar, Polisi Periksa Dugaan Sabotase Berantai

Kebakaran di gardu induk Moabit, Berlin, diselidiki sebagai tindakan sengaja, menyusul temuan pagar gardu di Wesel terpotong dan penangkapan tersangka yang diduga mengirim klaim tanggung jawab atas serangan terhadap jaringan listrik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gardu Induk di Berlin Terbakar, Polisi Periksa Dugaan Sabotase Berantai
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kebakaran yang melanda area konstruksi gardu induk di distrik Moabit, Berlin, pada Senin (7/9/2026), kini menjadi fokus penyelidikan kepolisian setempat. Api yang membesar hingga menghanguskan sebuah kendaraan di lokasi diduga bukan akibat kecelakaan, melainkan tindakan disengaja. Polisi memasang garis polisi dan memasang rambu larangan masuk di sekitar lokasi, sambil memeriksa rekaman kamera pengawas dan saksi mata.

Di wilayah lain, khususnya di Wesel, Jerman barat, petugas kepolisian mengamankan bukti bahwa pagar pengaman gardu induk transformator telah dipotong secara sengaja. Temuan ini diperkuat oleh laporan media lokal yang menyebut adanya aktivitas mencurigakan sebelum kejadian. Kejadian serupa memperkuat kekhawatiran akan adanya serangkaian aksi sabotase terhadap infrastruktur listrik nasional.

Penyelidikan dipercepat setelah polisi menangkap seorang pria pada Jumat, yang diduga mengirim surat berisi klaim tanggung jawab atas serangkaian insiden serupa sebelumnya. Dalam penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan benda yang diduga bahan peledak. Hasil penyelidikan awal menunjukkan kemungkinan adanya keterkaitan antara kejadian di Moabit dan Wesel dengan dugaan aksi sabotase terorganisir.

Meskipun demikian, pasokan listrik di wilayah terdampak tetap berjalan normal tanpa gangguan. Otoritas energi lokal menegaskan bahwa sistem distribusi telah dijaga dengan sistem cadangan, sehingga tidak terjadi pemadaman massal. Pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas kritikal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya