Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Generasi Muda Diminta Bijak Manfaatkan Teknologi Keuangan

Direktur BRI menekankan pentingnya disiplin mengelola keuangan sejak awal, termasuk menabung, berinvestasi, dan mempersiapkan dana pensiun di era digital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 19.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Generasi Muda Diminta Bijak Manfaatkan Teknologi Keuangan
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Di tengah kemajuan teknologi yang mempermudah akses ke layanan keuangan, generasi muda diimbau untuk tidak terjebak dalam pola konsumsi impulsif. Achmad Royadi, Direktur Finance and Strategy PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, menyampaikan bahwa kemudahan transaksi digital, seperti layanan paylater dan pembelian tiket daring, dapat memicu pengeluaran yang tidak terkendali jika tidak diimbangi dengan kesadaran finansial. Ia menyoroti bahwa akses cepat ke produk konsumsi justru menjadi tantangan baru dalam pengelolaan keuangan pribadi.

Ia menekankan bahwa kunci utama mengelola keuangan secara sehat adalah membangun kebiasaan menyisihkan sebagian penghasilan sejak awal bulan, bukan menunggu sisa uang di akhir periode. Menurutnya, penghematan dan alokasi dana untuk investasi harus menjadi prioritas, bukan sekadar sisa dari pengeluaran harian. Dengan menerapkan prinsip ini sejak awal, generasi muda dapat menciptakan perlindungan finansial jangka panjang.

Achmad juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan produk keuangan seperti asuransi dan dana pensiun sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang holistik. Ia menegaskan bahwa kemudahan digital harus dimanfaatkan secara seimbang—tidak hanya untuk menghabiskan uang, tetapi juga untuk menyimpan, menumbuhkan, dan melindungi kekayaan. Dengan demikian, teknologi tidak menjadi penghambat, melainkan alat pendukung kemandirian finansial.

Kebiasaan disiplin dalam mengelola uang, kata dia, harus dibangun secara konsisten sejak awal karier. Dengan memprioritaskan tabungan dan investasi di awal penerimaan pendapatan, individu dapat memenuhi kebutuhan konsumsi tanpa mengorbankan masa depan. Prinsip ini menjadi fondasi utama untuk membangun kehidupan finansial yang stabil dan berkelanjutan di era digital yang semakin kompleks.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya