Gerakan ASRI Dorong Kebiasaan Peduli Lingkungan di Jakarta Timur
Partai Gerindra DKI Jakarta gelar aksi lingkungan di Ciliwung untuk tingkatkan kesadaran kader dan masyarakat terhadap keberlanjutan ekosistem perkotaan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dilaksanakan di wilayah Jakarta Timur sebagai bentuk konkret komitmen partai dalam mendorong perubahan lingkungan melalui aksi nyata. Kegiatan yang berlangsung di Padepokan Ciliwung, Balekambang, Condet, melibatkan kader partai dalam berbagai aktivitas ramah lingkungan, termasuk pembersihan sungai, penanaman pohon, dan pemantauan ekosistem perairan. Tujuan utamanya adalah menciptakan kawasan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan secara lingkungan.
Kegiatan penanaman pohon menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan ruang hijau di ibu kota. Rany Mauliani, yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, menegaskan bahwa setiap pohon yang ditanam berkontribusi pada kualitas udara yang lebih baik. Ia menekankan bahwa keberhasilan Gerakan ASRI bukan hanya soal keindahan, tetapi juga kesehatan dan kenyamanan warga dalam jangka panjang. Dengan semakin banyaknya vegetasi, diharapkan terjadi penurunan suhu dan peningkatan sirkulasi udara di kawasan perkotaan.
Forum Rembuk Lingkungan turut menjadi bagian penting dari pelaksanaan gerakan ini. Forum tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat pemahaman kader tentang tantangan lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah dan pelestarian sungai. Kegiatan menangkap ikan sapu-sapu serta menebar ikan mujair dilakukan sebagai bentuk restorasi ekosistem air yang terdegradasi. Upaya ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan harus dilakukan secara holistik, mencakup aspek biologis, sosial, dan ekonomi.
Ali Hakim Lubis, Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur dan anggota DPRD Fraksi Gerindra, menekankan bahwa Gerakan ASRI juga berfungsi sebagai sarana mempererat silaturahmi antar kader. Ia mengajak masyarakat untuk tidak lagi menyalahkan pemerintah secara sepihak, melainkan turut serta dalam solusi, mulai dari memilah sampah di rumah. Ia juga menyebut bank sampah sebagai alternatif efektif untuk mengubah limbah menjadi nilai ekonomi, sekaligus mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tim Bangladesh Dijemput Suporter Antusias Sebelum Laga FIFA ASEAN Cup
Timnas Bangladesh tiba di Indonesia dengan suasana meriah, disambut massa pendukung yang memadati area bus, sebelum memulai laga pertama di grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
20 September 2026

Surabaya Raih Tiga Penghargaan Nasional dalam Satu Malam
Pemerintah Kota Surabaya meraih tiga penghargaan utama dalam ajang apresiasi pemerintah daerah regional Jawa-Bali, mengakui keberhasilan program perumahan, sampah, dan kesehatan berbasis kolaborasi masyarakat.
20 September 2026

Klungkung Tuntaskan Stunting, Perkuat Kesehatan di Kepulauan
Pemerintah Kabupaten Klungkung berhasil turunkan stunting dari 19,4% menjadi 4,8% lewat inovasi layanan kesehatan terintegrasi dan akses darurat berbasis digital.
20 September 2026

RSUD Kota Bogor Genjot Pelayanan di Usia 12 Tahun
Dalam peringatan HUT ke-12, DPRD dan Pemkot Bogor dorong peningkatan kualitas layanan kesehatan, termasuk peluncuran call center 24 jam dan kolaborasi program pencegahan.
20 September 2026
Berita Lainnya

Nepal Ajukan Klaim US$20 Juta ke PBB Akibat Bencana Iklim
Minggu, 20 September 2026, 15.26 WITA

Salju di Papua Akan Lenyap pada 2027, Tanda Kehilangan Spiritual dan Keberlanjutan
Minggu, 20 September 2026, 15.26 WITA

Perempuan Lebih Rentan Migrain karena Fluktuasi Hormon
Minggu, 20 September 2026, 15.26 WITA

Penempatan Manajer Kopdes Merah Putih Terlambat, Pekerjaan dan Harapan Terancam Gagal
Minggu, 20 September 2026, 15.26 WITA

Saudi Gagalkan Rudal Houthi ke Riyadh, Bandara Terdampak
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

Iran Kuatkan Jaringan Milisi di Timur Tengah
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

Tung Chee Hwa Diberi Penghormatan Terakhir di Hong Kong
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

FPCI Gelar Forum Global 2026, Dorong Reorientasi Dunia
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

