Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gibran Janjikan Hunian Tetap Segera Dibangun di Tapsel

Wapres Gibran menjamin pembangunan hunian tetap bagi korban banjir di Tapanuli Selatan dimulai segera, setelah meninjau kondisi pengungsi yang masih tinggal di hunian sementara hampir setahun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 07.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gibran Janjikan Hunian Tetap Segera Dibangun di Tapsel
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka secara tegas memastikan bahwa pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi para penyintas bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan akan segera dilaksanakan pada bulan September ini. Kunjungan kerjanya ke Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, menjadi momen penting untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pasca-bencana yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.

Di lokasi hunian sementara (Huntara), Gibran bertemu langsung dengan warga asal Desa Garoga dan Hutagodang yang masih menempati tempat tinggal sementara hampir satu tahun pasca-bencana. Ia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyelesaian hunian tetap dan menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut. “Kami memahami kondisi yang dialami masyarakat. Kepastian tempat tinggal yang layak dan aman akan segera diwujudkan,” tegasnya.

Sebanyak 699 unit rumah akan dibangun di lahan seluas 18 hektare yang berada tepat di sebelah lokasi Huntara. Proyek ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang menyasar aspek kehidupan dasar masyarakat. Selama proses pembangunan Huntap berlangsung, pemerintah menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dan fasilitas layak bagi para pengungsi, termasuk bantuan sewa rumah yang ditanggung secara penuh.

Gibran didampingi Gubernur Sumut, Bobby Nasution, juga meninjau sejumlah proyek infrastruktur dan program pemulihan ekonomi yang sedang berjalan. Bobby menekankan bahwa pemulihan tidak hanya soal tempat tinggal, tetapi juga pendapatan, akses layanan dasar, dan keberlanjutan kehidupan sehari-hari. Salah seorang warga, Eti, menyampaikan harapannya agar Huntap segera terwujud, mengaku bersyukur atas bantuan Huntara yang sudah dibangun, namun tetap menunggu kepastian hunian tetap.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya