Gibran Tinjau Progres Rehabilitasi Bencana Sumatera
Wapres Gibran bertolak ke Sumatera Utara untuk meninjau realisasi pembangunan hunian sementara dan tetap, serta infrastruktur pascabencana, sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan optimal.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 07.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memulai perjalanan dari Jakarta menuju Sumatera Utara pada Jumat pagi, dengan fokus utama pada evaluasi progres rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi. Kunjungan ini dilakukan langsung ke lokasi hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) yang dibangun untuk memastikan kesesuaian dengan rencana dan kualitas konstruksi. Penerbangan dilakukan dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, dengan keberangkatan sekitar pukul 05.15 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi lintas sektor dalam pemulihan pasca-bencana di tiga provinsi terdampak. Pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi dilakukan melalui kolaborasi 30 kementerian dan lembaga, didukung oleh sektor swasta, dengan pengelolaan terpusat melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR). Fokus utama mencakup penyelesaian fasilitas air bersih, sanitasi, serta pemulihan lahan pertanian yang terdampak.
Hingga 8 Agustus 2026, sebanyak 511 sumur bor telah selesai dibangun di Aceh, ditambah 259 unit sumur bor yang dilengkapi fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK). Rehabilitasi lahan sawah yang rusak ringan telah mencapai 6.706 hektare, sedangkan lahan yang rusak parah telah diperbaiki sebesar 4.393 hektare. Selain itu, bantuan jatah hidup telah disalurkan kepada 576.705.250.000 jiwa, dengan 118.594 jiwa menerima secara langsung.
Pembangunan huntara telah mencapai 18.916 unit, dengan 18.874 unit sudah ditempati warga. Sementara itu, 309 unit huntap telah siap dibangun. Dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang disalurkan mencapai Rp1,986 triliun, dengan sekitar 40 persen atau Rp337,29 miliar telah digunakan untuk pelaksanaan proyek fisik hingga 16 Juli 2026, terdiri dari 346 paket pembangunan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


