Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gibran Tinjau Progres Rehabilitasi Bencana Sumatera

Wapres Gibran bertolak ke Sumatera Utara untuk meninjau realisasi pembangunan hunian sementara dan tetap, serta infrastruktur pascabencana, sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan optimal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 07.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gibran Tinjau Progres Rehabilitasi Bencana Sumatera
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memulai perjalanan dari Jakarta menuju Sumatera Utara pada Jumat pagi, dengan fokus utama pada evaluasi progres rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi. Kunjungan ini dilakukan langsung ke lokasi hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) yang dibangun untuk memastikan kesesuaian dengan rencana dan kualitas konstruksi. Penerbangan dilakukan dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, dengan keberangkatan sekitar pukul 05.15 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi lintas sektor dalam pemulihan pasca-bencana di tiga provinsi terdampak. Pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi dilakukan melalui kolaborasi 30 kementerian dan lembaga, didukung oleh sektor swasta, dengan pengelolaan terpusat melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR). Fokus utama mencakup penyelesaian fasilitas air bersih, sanitasi, serta pemulihan lahan pertanian yang terdampak.

Hingga 8 Agustus 2026, sebanyak 511 sumur bor telah selesai dibangun di Aceh, ditambah 259 unit sumur bor yang dilengkapi fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK). Rehabilitasi lahan sawah yang rusak ringan telah mencapai 6.706 hektare, sedangkan lahan yang rusak parah telah diperbaiki sebesar 4.393 hektare. Selain itu, bantuan jatah hidup telah disalurkan kepada 576.705.250.000 jiwa, dengan 118.594 jiwa menerima secara langsung.

Pembangunan huntara telah mencapai 18.916 unit, dengan 18.874 unit sudah ditempati warga. Sementara itu, 309 unit huntap telah siap dibangun. Dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang disalurkan mencapai Rp1,986 triliun, dengan sekitar 40 persen atau Rp337,29 miliar telah digunakan untuk pelaksanaan proyek fisik hingga 16 Juli 2026, terdiri dari 346 paket pembangunan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya