Grooming yang Menyamar sebagai Teman
Seorang remaja perempuan di Sulawesi Tenggara mengalami eksploitasi daring setelah berkenalan dengan pria dewasa melalui media sosial, yang memanfaatkan kepercayaan untuk menekan dan mengancam.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 18.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Seorang remaja berusia 18 tahun asal Sulawesi Tenggara kembali menggambarkan pengalaman traumatis dua tahun lalu, saat ia berusaha mencari teman di dunia maya. Awalnya, percakapan dengan seorang pria dewasa terasa biasa—membahas hobi, sekolah, dan kehidupan sehari-hari. Ia tidak menyadari bahwa kehangatan dalam obrolan itu justru menjadi alat untuk membangun kedekatan emosional secara bertahap.
Perubahan dimulai saat percakapan pindah ke WhatsApp. Mulai dari komentar ringan tentang penampilan, lalu permintaan foto tubuh bagian atas. Ketika menolak, pria itu mulai mengancam akan menyebarkan percakapan jika tidak menuruti permintaan. Ancaman itu berlangsung selama tiga hingga empat hari, menciptakan tekanan psikologis yang berat. Meski kini sudah berusia 18 tahun, saat menceritakan kembali, air matanya kembali berlinang.
Psikolog yang mendampinginya menekankan bahwa bahaya tak selalu datang dalam bentuk ancaman langsung. Banyak pelaku justru memanfaatkan rasa kesepian, kebutuhan akan pengakuan, atau keinginan untuk merasa didengar. Dalam kasus ini, pria dewasa itu sengaja membangun kepercayaan dengan menjadi pendengar aktif, memberi pujian, dan terus hadir—membuat korban merasa aman dan dipahami.
Ketika tekanan semakin besar, remaja itu memilih tidak bercerita kepada orang tuanya karena takut dimarahi. Ia baru berani melapor setelah merasa tidak mampu menanggung beban sendiri. Respons orang tua yang mendengarkan tanpa menyalahkan menjadi kunci pemulihan. Mereka berjanji mendukung, mengganti nomor ponsel, menutup akun, dan memutus semua kontak.
Studi dari lembaga perlindungan anak menunjukkan bahwa sebagian besar korban tidak melaporkan kejadian karena takut dihakimi, merasa malu, atau khawatir mengecewakan keluarga. Dalam konteks ini, penting bagi orang dewasa untuk menanggapi dengan empati—bukan menyalahkan—dan menekankan bahwa korban tidak bersalah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


