Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gubernur BI Baru Diharapkan Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan

Pelantikan Gubernur BI baru menimbulkan optimisme di kalangan perbankan, dengan harapan kebijakan moneter dapat menyeimbangkan stabilitas rupiah, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 19.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gubernur BI Baru Diharapkan Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kepemimpinan baru di Bank Indonesia yang resmi dilantik kini menjadi sorotan utama para pelaku industri perbankan di Tanah Air. Para pemimpin bank besar menyampaikan harapan agar kebijakan moneter yang diambil dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nilai tukar rupiah. Dengan tantangan ekonomi global yang masih dinamis, dibutuhkan pendekatan yang responsif namun tetap konsisten.

Hery Gunardi, Direktur Utama Bank BRI, menegaskan bahwa peran BI sebagai bank sentral sangat strategis dalam menjaga kestabilan makroekonomi. Ia menekankan pentingnya kebijakan yang pro-growth, tetapi tetap menjaga likuiditas dan nilai tukar. Menurutnya, keberhasilan BI dalam menjalankan tugasnya akan berdampak langsung pada kepercayaan pasar, termasuk terhadap arus modal asing yang sempat mengalir keluar dari pasar domestik. Dengan kepercayaan yang pulih, ekonomi diharapkan dapat tumbuh lebih positif dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Nofry Roni Poetra, Direktur Finance & Strategy Bank BTN, menyoroti pentingnya kebijakan BI yang mendukung perkembangan industri perbankan secara menyeluruh. Ia menyampaikan harapan agar kebijakan moneter ke depan bersifat pro-market dan pro-industri, tanpa mengabaikan aspek stabilitas. Ia menekankan bahwa suku bunga bukan hanya alat untuk mendorong kredit, tetapi juga instrumen kunci dalam mengendalikan inflasi dan menjaga nilai tukar.

Kedua tokoh tersebut menekankan bahwa keseimbangan antara pertumbuhan dan stabilitas adalah kunci utama. Mereka berharap kebijakan yang diambil oleh BI baru akan mampu menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif, memperkuat kepercayaan investor, dan membuka ruang bagi investasi berkelanjutan. Dengan demikian, stabilitas rupiah dan pertumbuhan ekonomi bisa berjalan beriringan tanpa saling menghambat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya