Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gubernur Dalami Identitas Rombongan Mobil Mewah di CFD Sudirman

Gubernur DKI Jakarta memastikan pendalaman terhadap rombongan mobil mewah pelat ZZ yang melintas di CFD Sudirman-Thamrin, dengan fokus pada identitas kendaraan dan pengemudi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 21.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gubernur Dalami Identitas Rombongan Mobil Mewah di CFD Sudirman
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gubernur DKI Jakarta tengah melakukan pendalaman terhadap identitas rombongan kendaraan mewah yang nekat melintas di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin pada hari Minggu, 23 Agustus. Kejadian ini mendapat perhatian serius setelah video yang menampilkan lima unit mobil berkelir hitam melintas di area yang seharusnya hanya untuk pejalan kaki dan pesepeda viral di media sosial. Pramono Anung menegaskan bahwa kendaraan pribadi tidak diperbolehkan beroperasi di kawasan CFD, termasuk pada jam-jam yang ditentukan.

Menurutnya, akses ke area CFD sebelum kejadian telah ditutup menggunakan barrier yang dijaga oleh Satpol PP dan petugas kepolisian. Namun, rombongan tersebut tetap memaksa masuk, bahkan diduga membuka penghalang secara paksa. Petugas Dishub yang berjaga di sekitar kawasan SCBD kemudian menghalau kendaraan tersebut dan mengarahkan keluar dari area CFD melalui jalur SCBD. Pramono menyebut bahwa salah satu kendaraan dalam rombongan dilengkapi lampu strobo, menambah kecurigaan terhadap status kendaraan dan penggunanya.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan DKI untuk menyelidiki lebih lanjut. Meski belum memiliki identitas pasti pengemudi atau pemilik kendaraan, Pramono menegaskan bahwa pendalaman sedang berlangsung. Penyebutan pelat nomor berakhiran ZZ menjadi fokus, karena pelat tersebut biasanya digunakan untuk kendaraan dinas atau khusus, sehingga menimbulkan dugaan kuat terkait kaitannya dengan pejabat.

Pramono juga menyampaikan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang. Ia telah menegur petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi untuk lebih tegas dalam menangani pelanggaran, terutama saat menemui kendaraan pribadi yang mencoba menerobos kawasan CFD. Ia menegaskan bahwa semua data dan hasil pendalaman akan disampaikan secara resmi saat proses investigasi selesai.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya