Gubernur Dalami Identitas Rombongan Mobil Mewah di CFD Sudirman
Gubernur DKI Jakarta memastikan pendalaman terhadap rombongan mobil mewah pelat ZZ yang melintas di CFD Sudirman-Thamrin, dengan fokus pada identitas kendaraan dan pengemudi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 21.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Gubernur DKI Jakarta tengah melakukan pendalaman terhadap identitas rombongan kendaraan mewah yang nekat melintas di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin pada hari Minggu, 23 Agustus. Kejadian ini mendapat perhatian serius setelah video yang menampilkan lima unit mobil berkelir hitam melintas di area yang seharusnya hanya untuk pejalan kaki dan pesepeda viral di media sosial. Pramono Anung menegaskan bahwa kendaraan pribadi tidak diperbolehkan beroperasi di kawasan CFD, termasuk pada jam-jam yang ditentukan.
Menurutnya, akses ke area CFD sebelum kejadian telah ditutup menggunakan barrier yang dijaga oleh Satpol PP dan petugas kepolisian. Namun, rombongan tersebut tetap memaksa masuk, bahkan diduga membuka penghalang secara paksa. Petugas Dishub yang berjaga di sekitar kawasan SCBD kemudian menghalau kendaraan tersebut dan mengarahkan keluar dari area CFD melalui jalur SCBD. Pramono menyebut bahwa salah satu kendaraan dalam rombongan dilengkapi lampu strobo, menambah kecurigaan terhadap status kendaraan dan penggunanya.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan DKI untuk menyelidiki lebih lanjut. Meski belum memiliki identitas pasti pengemudi atau pemilik kendaraan, Pramono menegaskan bahwa pendalaman sedang berlangsung. Penyebutan pelat nomor berakhiran ZZ menjadi fokus, karena pelat tersebut biasanya digunakan untuk kendaraan dinas atau khusus, sehingga menimbulkan dugaan kuat terkait kaitannya dengan pejabat.
Pramono juga menyampaikan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang. Ia telah menegur petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi untuk lebih tegas dalam menangani pelanggaran, terutama saat menemui kendaraan pribadi yang mencoba menerobos kawasan CFD. Ia menegaskan bahwa semua data dan hasil pendalaman akan disampaikan secara resmi saat proses investigasi selesai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


