Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gubernur Lantik 7 Pejabat Fungsional untuk Perkuat Respons Bencana

Pelantikan 7 pejabat fungsional di BPBD Sultra bertujuan tingkatkan kapasitas mitigasi bencana melalui penugasan khusus di daerah rawan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 17.31 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Gubernur Sulawesi Tenggara melantik tujuh pejabat fungsional di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi, menandai langkah strategis dalam memperkuat sistem respons bencana. Pelantikan dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas teknis dan operasional dalam menghadapi potensi bencana alam yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Para pejabat yang dilantik diprioritaskan untuk menempati posisi strategis di daerah dengan risiko tinggi, seperti longsor, banjir, dan kekeringan.

Setiap jabatan yang dilantik memiliki kewenangan khusus dalam bidang teknis, termasuk pemantauan dini, analisis risiko, dan koordinasi penanggulangan darurat. Dengan struktur yang lebih terdefinisi, diharapkan respons terhadap bencana menjadi lebih cepat, terkoordinasi, dan berbasis data. Penugasan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat dalam upaya mitigasi.

Gubernur menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari transformasi sistem manajemen bencana yang lebih profesional dan responsif. Ia menekankan perlunya peningkatan kapasitas SDM, perangkat teknis, serta kesiapan logistik dalam menghadapi ancaman bencana yang semakin kompleks akibat perubahan iklim.

Tujuan utama dari pelantikan ini adalah menciptakan sistem mitigasi bencana yang berkelanjutan dan berbasis data, dengan pejabat fungsional sebagai ujung tombak dalam pengambilan keputusan di lapangan. Dengan penempatan yang tepat dan tugas yang jelas, diharapkan masyarakat di daerah rawan bisa lebih terlindungi dan terpantau secara dini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya