Gubernur Perintahkan Tindakan Tegas Truk ODOL di Jalur Busway
Gubernur Jakarta menekankan tindakan tegas terhadap truk bermuatan berlebih yang mengganggu jalur Transjakarta, setelah empat insiden terjadi dalam sebulan di Koridor 9.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Gubernur Jakarta menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kejadian truk bermuatan melebihi batas yang menyebabkan tersangkut di jalur khusus Transjakarta, khususnya di koridor utama seperti Pinang Ranti hingga Pluit. Insiden tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran transportasi umum, tetapi juga memicu kemacetan parah yang berdampak langsung pada mobilitas warga. Pramono Anung menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan dan efisiensi sistem transportasi.
Dalam pernyataannya, Gubernur menyebut bahwa dalam kurun waktu satu bulan terakhir, telah terjadi setidaknya empat kali kejadian truk terjebak di jalur busway, dengan salah satunya melibatkan truk kontainer yang menabrak separator di Tomang. Insiden ini tidak hanya menghambat operasional Transjakarta, tetapi juga memaksa peralihan rute dan penutupan sementara jalur. Pramono mengaku pernah mengalami kemacetan akibat kejadian serupa saat menggunakan layanan BRT, menunjukkan betapa masifnya dampak yang ditimbulkan.
Ia menyoroti akar masalah yang berasal dari truk yang melanggar aturan overdimension and overload (ODOL), dengan muatan melebihi kapasitas dan ukuran yang tidak sesuai standar. Truk-truk tersebut sering kali nekat memotong jalur Transjakarta, mengakibatkan benturan dengan fasilitas publik seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan pembatas jalur. Menurutnya, kejadian ini bukan kecelakaan kecil, melainkan tanda kegagalan dalam pengawasan dan penegakan aturan lalu lintas.
Untuk itu, Pramono meminta Dinas Perhubungan segera mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran tersebut. Ia menekankan perlunya dukungan dari instansi terkait agar Transjakarta dapat menerapkan sanksi yang efektif terhadap truk yang melanggar, termasuk pembatasan akses ke jalur khusus. Tujuannya adalah menjaga kelancaran dan keselamatan sistem transportasi massal yang menjadi andalan masyarakat Jakarta.
Pernyataan ini disampaikan setelah pengalaman pribadi Gubernur saat menggunakan layanan Transjakarta, yang terhambat akibat penumpukan kendaraan akibat kejadian di jalur busway. Ia menegaskan bahwa penanganan serius terhadap truk ODOL bukan pilihan, melainkan kewajiban untuk menjaga integritas dan keandalan sistem transportasi perkotaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

