Guru Diminta Unggul Digital Hadapi Era Kecerdasan Buatan
Kementerian meminta guru meningkatkan kecakapan digital agar mampu membimbing siswa dalam penggunaan teknologi AI secara aman dan bijak, terutama di jenjang SMP.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 17.57 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menekankan pentingnya guru memiliki kemampuan digital yang lebih tinggi dibanding peserta didik, khususnya dalam menghadapi perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan. Upaya ini diarahkan untuk memastikan pendidik mampu menjadi pendamping yang efektif dalam mengelola aktivitas digital siswa, terutama pada usia rentan seperti kelas 2 dan 3 SMP.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan menegaskan bahwa siswa kini lebih cepat adaptif terhadap platform digital dibanding guru, sehingga diperlukan pendekatan proaktif dari tenaga pendidik. Guru harus memahami pola perilaku digital anak, termasuk cara menyembunyikan akses ke situs berbahaya seperti dark web, serta kemampuan mengevaluasi konten yang tidak sesuai usia yang mungkin tersimpan secara tersembunyi di perangkat pribadi siswa.
Kecakapan digital bagi guru bukan sekadar mengikuti tren, melainkan menjadi fondasi dalam membangun kemandirian dan kesadaran digital pada generasi muda. Dalam konteks ini, guru dituntut memahami cara kerja alat seperti ChatGPT dan Gemini, serta bagaimana siswa memanfaatkannya dalam menyelesaikan tugas. Hal ini mengharuskan perubahan paradigma penilaian dari hasil akhir menuju proses pembelajaran yang lebih mendalam.
Guru diminta tidak hanya mengamati hasil kerja siswa, tetapi juga mampu mengidentifikasi apakah pekerjaan tersebut benar-benar dibuat oleh siswa atau hanya hasil dari asisten digital. Dengan pemahaman mendalam terhadap teknologi, guru dapat merancang tugas yang menantang kreativitas dan pemikiran kritis, bukan sekadar efisiensi.
Tujuan utama dari penguatan kompetensi digital guru adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan berkelanjutan di tengah transformasi digital yang cepat. Dengan posisi sebagai pengarah dan pendamping, guru berperan kunci dalam membentuk generasi yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga bertanggung jawab dalam penggunaannya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Qualcomm Perkenalkan Chipset Terbaru untuk Smartphone Premium
Qualcomm meluncurkan dua chipset flagship baru, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan 8 Elite Gen 6, yang menawarkan kinerja tinggi, dukungan AI agentic, dan fitur multimedia canggih untuk perangkat premium.
24 September 2026

Indonesia-Rusia Jajaki Kolaborasi Satelit dan Kecerdasan Buatan
Pemerintah Indonesia dan Rusia memperdalam pembicaraan tentang kerja sama teknologi satelit dan kecerdasan buatan untuk mendukung transformasi digital nasional.
24 September 2026

Pemerintah Perkuat Akurasi Bansos Lewat Teknologi Wajah dan Data Terintegrasi
Pemerintah memperbarui sistem verifikasi penerima bantuan sosial dengan integrasi face recognition dan data kepemilikan aset dari Dukcapil, BPN, hingga kepolisian untuk memastikan keakuratan dan keadilan distribusi bantuan.
24 September 2026

Status Kepegawaian Manajer Kopdes Diperjelas, Dua Pernyataan Berbeda Muncul
Penjelasan berbeda dari pejabat BUMN mengenai status kepegawaian manajer Kopdes Merah Putih memicu kebingungan, meski semua menyepakati skema PKWT dua tahun dan keterlibatan Agrinas sebagai pelaksana.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

