Haji Isam Incar Kepemilikan Saham Bayan Melalui Perjanjian Bersyarat
Pengusaha Kalimantan Selatan, Haji Isam, menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat untuk mengakuisisi 10 miliar saham PT Bayan Resources dari Low Tuck Kwong dan putrinya.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 15.31 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau dikenal sebagai Haji Isam, kini menjadi sorotan publik setelah entitas yang dikelolanya, PT Jhonlin Baratama, menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat terkait kepemilikan 10 miliar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Transaksi ini melibatkan Low Tuck Kwong, taipan asal Singapura yang sebelumnya masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$19 miliar per akhir September 2026. Perjanjian tersebut telah dicatat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 September 2026, dengan rincian pengalihan 10.000.000.500 saham biasa.
Proses akuisisi masih dalam tahap penyelesaian yang tergantung pada pemenuhan berbagai persyaratan dan kondisi pendahuluan. Manajemen Bayan menegaskan bahwa kepemilikan saham tersebut baru akan resmi berpindah setelah semua syarat terpenuhi. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (17/9), disebutkan bahwa pembeli—yang merupakan PT Jhonlin Baratama—akan memiliki saham senilai sepuluh miliar lima ratus juta saham setelah transaksi tuntas.
Sebelumnya, media internasional melaporkan bahwa Haji Isam menawarkan sekitar US$3 miliar—setara Rp52,53 triliun dengan kurs asumsi Rp17.510 per dolar AS—untuk mengakuisisi sekitar 62 persen saham Bayan yang dimiliki Low Tuck Kwong. Meski demikian, Reuters tidak dapat memverifikasi angka tersebut secara langsung. Latar belakang Haji Isam sendiri menarik, karena ia memulai karier dari pekerjaan kasar seperti sopir truk kayu dan tukang ojek sebelum membangun Jhonlin Group, konglomerasi yang kini mencakup sektor pertambangan batu bara, energi, logistik, transportasi, perkebunan, dan manufaktur.
Dari awal pendirian PT Jhonlin Baratama pada 2003, bisnisnya berkembang pesat hingga menaungi sejumlah perusahaan seperti PT Jhonlin Agro Raya yang go public di BEI pada 2022. Ia juga membangun pabrik gula dan kebun tebu seluas 20 ribu hektare di Bombana, Sulawesi Tenggara, yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2020. Kiprahnya dalam dunia usaha dan kemitraan strategis dengan pemerintah membuatnya diberi penghargaan Bintang Mahaputera Utama oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2024, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tujuh Wilayah Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga Akhir 2026
Tujuh daerah di Indonesia menyelenggarakan program pemutihan pajak kendaraan hingga 30 September 2026, dengan beragam insentif untuk mendorong kepatuhan wajib pajak dan meringankan beban finansial.
18 September 2026

Pembiayaan Utang Pemerintah Capai Rp 506 Triliun Hingga Agustus
Realisasi pembiayaan utang neto hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp 506 triliun, 60,8% dari target APBN 2026, dengan SBN menjadi motor utama pendanaan.
18 September 2026

Restitusi Pajak Turun Drastis, DJP Perketat Pencairan
Realisasi restitusi pajak hingga Agustus 2026 mencapai Rp191,7 triliun, turun 37% dibanding periode sama tahun lalu, seiring kebijakan selektif berbasis kepatuhan wajib pajak.
18 September 2026

Pengalihan Utang Whoosh Masih Finalisasi, Kemenkeu Pastikan Tanpa Beban APBN
Proses pengalihan saham PT Pillar Sinergi BUMN Indonesia ke Kementerian Keuangan masih dalam tahap finalisasi, dengan skema yang menjamin tidak melibatkan APBN secara langsung.
18 September 2026
Berita Lainnya

Target Nol Kematian Akibat DBD pada 2030 Ditetapkan Pemerintah
Jumat, 18 September 2026, 15.48 WITA
Kafe Viral di Korea dengan Konsep Toilet Berwarna-Warni
Jumat, 18 September 2026, 15.46 WITA

Menteri Minta Pemilik Mobil Mewah Hentikan Penggunaan BBM Subsidi
Jumat, 18 September 2026, 15.44 WITA

25 Penyelenggara Digital Terancam Diblokir Jika Tak Daftar ke Komdigi
Jumat, 18 September 2026, 15.37 WITA

Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Kapal Induk Pertama RI dari Italia
Jumat, 18 September 2026, 15.36 WITA

KBJI 2026 Resmi Diluncurkan, Perbarui Klasifikasi Pekerjaan Nasional
Jumat, 18 September 2026, 15.36 WITA

Warga Diminta Jaga Keadilan Akses BBM Subsidi
Jumat, 18 September 2026, 15.35 WITA

KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT di BPN, Termasuk Pejabat dan Orang Dekat Menteri
Jumat, 18 September 2026, 15.35 WITA


